Home / Ekonomi / Internasional

Minggu, 12 Oktober 2025 - 13:00 WIB

Balas Aturan ‘Rare Earth’, Trump Ancam Tarif Tambahan 100% untuk Tiongkok

koransakti - Penulis

Presiden AS Donald Trump kembali memanaskan tensi perang dagang dengan Tiongkok. (Sumber: Getty Images/BBC)

Presiden AS Donald Trump kembali memanaskan tensi perang dagang dengan Tiongkok. (Sumber: Getty Images/BBC)

koransakti.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memanaskan tensi perang dagang dengan mengancam akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 100% untuk semua produk impor dari Tiongkok mulai bulan depan. Langkah drastis ini diumumkan sebagai balasan atas kebijakan terbaru Beijing yang memperketat aturan ekspor mineral rare earth (logam tanah jarang).

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump menuduh Tiongkok “menjadi sangat bermusuhan” dan mencoba menyandera dunia. Ancaman ini langsung membuat pasar keuangan anjlok, dengan indeks S&P 500 ditutup turun 2,7%.

Langkah Balasan dari Beijing

Ancaman Trump muncul setelah Tiongkok mengambil beberapa langkah yang menekan kepentingan AS. Selain memperketat aturan ekspor rare earth yang sangat penting untuk industri mobil dan ponsel pintar, Beijing juga membuka penyelidikan monopoli terhadap perusahaan teknologi AS, Qualcomm.

Tidak hanya itu, Tiongkok juga menyatakan akan mengenakan biaya pelabuhan baru untuk kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan AS. Kebijakan ini merupakan eskalasi dari détente perdagangan yang rapuh antara kedua negara sejak Mei lalu.

Pertemuan dengan Xi Jinping Terancam Batal

Ketegangan ini juga mengancam rencana pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung di Korea Selatan. Awalnya, Trump mengancam akan membatalkan pertemuan tersebut, meskipun kemudian ia sedikit melunakkan pernyataannya.

“Saya akan berada di sana terlepas dari apa pun,” ujarnya kepada wartawan, namun ia mengaku tidak yakin apakah pertemuan itu akan benar-benar terjadi.

Pandangan Analis

Para ahli menilai langkah Tiongkok sebagai upaya untuk memperkuat posisi tawar menjelang negosiasi. Jonathan Czin dari Brookings Institution mengatakan bahwa Xi Jinping sedang “mencari cara untuk merebut inisiatif.”

Sementara itu, Gracelin Baskaran dari Center for Strategic and International Studies menyoroti bahwa target aturan rare earth pada produsen pertahanan luar negeri adalah langkah yang sangat serius.

“Tidak ada yang membuat Amerika bergerak seperti menargetkan industri pertahanan kami,” katanya. “AS harus bernegosiasi karena kita memiliki pilihan terbatas.”

Meskipun retorika kedua belah pihak semakin tajam, para analis percaya negosiasi kemungkinan besar akan segera terjadi, mengingat aturan baru Tiongkok baru akan berlaku efektif pada bulan Desember.

baca juga Banjir Hadiah! 30+ Kode Redeem FF 11 Oktober 2025 Plus Cara Dapat Jersey Timnas Gratis – Koran Sakti

Berita ini 44 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Profil Kekayaan Low Tuck Kwong: Sang Raja Batu Bara Pembeli Lukisan "Kuda Api" SBY

Bisnis

Profil Kekayaan Low Tuck Kwong: Sang Raja Batu Bara Pembeli Lukisan “Kuda Api” SBY
Bank Indonesia Siap Terbitkan Instrumen Baru BI-FRN untuk Dorong Kredit ke Sektor Riil

Ekonomi

Bank Indonesia Siap Terbitkan Instrumen Baru BI-FRN untuk Dorong Kredit ke Sektor Riil
Pesta Bola Terbesar Dimulai! Daftar Lengkap 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026 dan Pembagian Grup A-L

Internasional

Daftar Lengkap 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026 dan Pembagian Grup A-L

Hukum

Komisi Penyelidik PBB: Israel Telah Lakukan Genosida di Gaza
Kabar Buruk di Anfield: Liverpool Tersingkir dari Liga Champions, Hugo Ekitike Terancam Absen di Piala Dunia 2026

Internasional

Kabar Buruk di Anfield: Liverpool Tersingkir dari Liga Champions, Hugo Ekitike Terancam Absen di Piala Dunia 2026
IHSG Sesi I Rebound 1,30% ke 8.258, Saham UNVR, TLKM, dan EXCL Pimpin Penguatan

Bisnis

IHSG Sesi I Rebound 1,30% ke 8.258, Saham UNVR, TLKM, dan EXCL Pimpin Penguatan
Untung Berapa Investasi Emas Setahun? Panduan Lengkap untuk Pemula 2025

Bisnis

Untung Berapa Investasi Emas Setahun? Panduan Lengkap untuk Pemula 2025

Ekonomi

Kapan THR Pensiunan PNS 2025 Akan Cair?