Home / Internasional

Minggu, 27 Juli 2025 - 09:47 WIB

Trump Sebut Hamas Tak Mau Damai, AS dan Israel Tinggalkan Negosiasi Gencatan Senjata Gaza

koransakti - Penulis

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali membuat pernyataan kontroversial soal konflik di Gaza. Dalam wawancara terbarunya, Trump menyebut kelompok Hamas “tidak ingin berdamai” dan menyalahkan mereka atas kebuntuan dalam negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Palestina.

Komentar ini muncul tak lama setelah pemerintah AS dan Israel secara resmi keluar dari meja perundingan yang dimediasi Mesir dan Qatar. Trump, yang kini menjadi kandidat kuat dari Partai Republik untuk Pilpres AS 2024, menyindir bahwa proses damai tersebut “gagal total” karena tidak ada kemauan dari pihak Hamas.

“Mereka (Hamas) tidak pernah ingin perdamaian. Mereka cuma ingin waktu untuk memperkuat diri dan menyerang kembali,” ujar Trump dalam sebuah pernyataan.


🇺🇸 Posisi Pemerintah AS Kini Berubah?

Keluarnya AS dari proses negosiasi ini dianggap sebagai sinyal bahwa Pemerintahan Joe Biden mulai kehilangan kepercayaan terhadap keberhasilan gencatan senjata. Namun belum ada pernyataan resmi apakah ini akan berpengaruh terhadap bantuan militer AS ke Israel atau sikap mereka dalam Dewan Keamanan PBB.

Baca juga :   Charlie Kirk Tewas Ditembak, Trump Salahkan Retorika 'Kiri Radikal'

Sementara itu, pihak Hamas menyebut AS dan Israel tidak serius mencari solusi damai, dan justru terus melancarkan serangan yang menargetkan warga sipil di Gaza. Ketegangan di wilayah tersebut meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan korban jiwa terus bertambah.

Baca juga :   Dua Tahun Berlalu, Ibu Sandera Israel Ini Belum Tahu Anaknya Hidup atau Mati

🔥 Dampaknya di Lapangan

Organisasi kemanusiaan internasional menyebut situasi di Gaza saat ini makin buruk. Akses bantuan medis dan pangan masih terbatas, sementara serangan udara terus terjadi.

Keputusan AS dan Israel meninggalkan negosiasi dikhawatirkan bakal memperpanjang konflik dan menambah penderitaan warga sipil. Banyak pihak menyerukan agar dialog damai tidak sepenuhnya ditutup.

Berita ini 43 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hukum

Kantor Imigrasi AS di Dallas Ditembaki, Satu Tahanan Tewas dan Pelaku Bunuh Diri

Internasional

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sekjen PBB

Internasional

Italia Hancur! Gagal ke Piala Dunia 2026 untuk Ketiga Kalinya Beruntun

Internasional

Gedung Putih: Kanker Prostat Joe Biden Telah Menyebar ke Tulang, Kini Jalani Terapi Hormon

Internasional

Laporan WHO: Pengguna Rokok Turun, tapi 100 Juta Orang Kini Kecanduan Vape

Inspiratif

SDN Papela Rote Ndao Juara Asia‑Pasifik – Inovasi Sampah Jadi Media Tanam

Internasional

Prancis Resmi Akui Negara Palestina, Gelombang Pengakuan Internasional Menguat

Internasional

Upaya Pengamanan Ruang Siber di Kawasan ASEAN dan Jepang