China Tiada Henti, Semua Di bangun dalam Visi: Belt and Road Initiative
Koransakti.co.id- Kalau kita pergi ke mancanegara: Amerika, Eropa, Afrika, apalagi Timur Tengah kita pasti akan bersentuhan dengan barang produk China mulai dari alas kaki sampai sajadah dan peci.
Setelah digdaya di bidang manufaktur, tekstil, kini China mulai merajai dunia otomotif elektrik (NEV) dan teknologi digital. Alibaba dan Xiaomi adalah pemain utama mereka. Di bidang transportasi, China sedang mengembangkan kereta High Speed-MAGLEV berkecepatan 600 km/jam. Whoosh Jakarta-Bandung 350 km/jam. Bahkan di bidang militer China sangat terkenal pesawat tempur: Chengdu J-10C, jet tempur supersonik yang di lengkapi avionik modern dan radar AESA: yang di lengkapi senjata presisi tinggi: yang terbukti unggul saat di gunakan Pakistan dalam konflik dengan India 2025.
Negara yang kuat secara ekonomi sudah sunatullah juga harus mumpuni di bidang militer.
Saat ini dalam rangka merealisasikan visi besar Belt and Road Initiative, China telah meresmikan Terusan Pinglu: sebuah kanal modern untuk navigasi komersial. Lintasan air sepanjang 134 km, memotong jarak pengiriman melalui laut secara signifikan dari wilayah pedalaman China bagian barat menuju Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Investasi senilai US$10 miliar menghubungkan Sungai Xi Jiang langsung ke Teluk Tongkin.
Peresmian Terusan Pinglu bukan hanya membuktikan tekad China mempercepat segala produknya sampai ke segala penjuru dunia: tapi juga membuktikan bahwa sentra utama produk China bukan hanya berpusat di Guangzhou dan Shenzhen, tapi sudah merambah kawasan pedalaman. Dengan infrastruktur baru ini akan terjadi penurunan biaya logistik sehingga industri bisa menghemat anggaran sebesar Rp13 triliun. Keputusan strategis ini membuat barang China semakin sangat kompetitif di pasar global.
Penulis: 
Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri China
Merosotnya Industri Mobil Jerman : Terlambat switch ke mobil listrik?















