Home / Artikel

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:49 WIB

Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri China

koransakti - Penulis

Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri China

koransakti.co.id- Ada dua hadis yang menjadi perdebatan di kalangan Ulama, Syaikhul Islam, dan Mujtahid. Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri China. dan hadist “Sesungguhnya Byzantium (Konstantinopel) pasti akan di taklukkan”.

Terlepas dari adanya perdebatan hadist tersebut, namun realitanya kini Byzantium, ibu kotanya dulu Konstantinopel, sudah di taklukkan Sultan Muhammad Al Fatih pada tanggal 29 Mei 1453 dan sekarang menjadi Kota Metropolis Istanbul di bawah Negara Turkiye.

Sedangkan China telah menjadi tempat pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan seperti di Universitas Tsinghua, Universitas Peking yang menjadi core kemajuan inovasi teknologi dan riset tingkat dunia di China.

Setiap tahun universitas terkemuka ini menerima sekitar 4000 mahasiswa dari lebih 130 negara termasuk dari Arab Saudi, Iran, dan Indonesia.

Sejak Deng Xiaoping menggelar Revolusi “Gaige Kaifang” atau Revolusi dan Keterbukaan melalui keputusan Sidang Pleno Partai pada 18 Desember 1978, China menjelma menjadi Kekuatan Ekonomi Terbesar di Dunia bersama Amerika Serikat.

Produk China mendunia mulai dari kendaraan listrik, peralatan digital, robotika, produk garmen, pesawat tempur, bahkan sajadah dan tasbih yang banyak di jual di Mekkah dan Madinah hampir semua buatan China.

Baca juga :   Amerika Serikat Mendadak Hentikan Serangan ke Iran

Dengan kekuatan ekonomi dan militer yang besar, China menjadi negara sangat berpengaruh secara global. Satu-satu negara besar yang di kunjungi oleh 2 pemimpin besar dalam jarak waktu satu minggu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Mei 2026.

Baca juga :   Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah "Bohong" Perang Dunia

Sebagai negara besar pengaruh, China bukan saja di bidang militer dan ekonomi tapi juga efisiensi teknologi. Jerman sebagai produsen mobil terkenal seperti Mercedes-Benz, BMW, VW, Audi.

Pada saat para CEO-nya berkunjung ke China Februari 2026 melalui CEO VW Oliver Blume antara lain mengatakan, “Industri mobil China bergerak sangat sistematis, terencana dengan prioritas yang jelas sehingga otomotif Jerman harus belajar pendekatan tersebut dan Eropa tertinggal jauh dalam hal teknologi baterai kendaraan listrik.”

Itulah bukti kebenaran mengapa perlu berkunjung dan belajar menuntut ilmu sampai ke negeri China.

“Zhongguo jiayou”

Penulis:

Baca juga:

Pelajaran dari China: Dua Menteri Dihukum Mati

 

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena 'Masuk Angin'!

Artikel

Sering Dikira Bengkak, Ternyata Ini Alasan Jenius Kenapa Jari Tangan Kita Jadi Keriput Kalau Kelamaan Berendam di Air!

Artikel

WARTAWAN DIHADANG SATPAM DAN APBD UJUG UJUG KETUK PALU 

Artikel

MERENUNGI 6 ABAD PONDOK PESANTREN 

Artikel

Terkumpul Hingga Miliaran, Lazisnu Kabupaten Bandung Diarahkan Mencontoh Lazisnu Kabupaten Cilacap

Artikel

FUADZ AFFANDI TAREKAT SAYURIYAH 
Kenapa Gas Elpiji Baunya Kayak Durian Busuk? Kenalan dengan Etil Merkaptan (C2H6S), Zat Paling Bau Penyelamat Nyawa!

Artikel

Kenapa Gas Elpiji Baunya Kayak Durian Busuk? Kenalan dengan Etil Merkaptan (C2H6S), Zat Paling Bau Penyelamat Nyawa!
5 Cara Dapat Saldo Google Play Gratis 2025 (Resmi dari Google & Aplikasi Lain)

Artikel

Review Google Opinion Rewards 2026: Cara Paling Aman Dapat Saldo Google Play Gratis! Jawab Survei, Bisa Buat Top Up Game!

Artikel

Bapa Aing Mah Tegas, Jawa Barat No Sawit!