Home / Opini

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:34 WIB

Houthi Makin Ganas, Bandara Riyadh Dirudal, tapi Makkah dan Madinah: Garis Merah!

koransakti - Penulis

Houthi Makin Ganas, Bandara Riyadh Dirudal, tapi Makkah dan Madinah: Garis Merah!

koransakti.co.id- Mengejutkan, rudal atau drone Houthi bisa menyerang Bandara King Khalid International Airport, Riyadh, pada 10 Oktober 2026: 12 orang tewas dan 300 orang luka-luka.

Bahkan, menurut laporan terverifikasi, serangan tersebut tidak meninggalkan jejak dalam sistem pertahanan setempat. Ini merupakan indikasi matangnya perencanaan serangan dan canggihnya teknologi yang di gunakan.

Apa sebenarnya akar masalah konflik mendalam sejak 2014?

Akar masalahnya adalah perebutan kekuasaan di Yaman sendiri. Houthi menolak dominasi pemerintah pusat saat itu di Sana’a dan pengaruh negara tetangga secara finansial dan religi. Puncak konflik terjadi saat Houthi merebut Sana’a pada 2014. Pemerintah pusat terpaksa mengungsi.

Baca juga :   Paradok Batubara Indonesia: Produksi 790 Juta Ton tapi PLN Kekurangan 20 Juta Ton

Kita berharap Liga Arab dan negara-negara OKI dapat berperan dalam meredakan konflik. Tapi pengalaman selama ini menunjukkan OKI dan Liga Arab tidak banyak berpengaruh dalam menyelesaikan konflik di Timur Tengah.

Bila konflik terus berkepanjangan, bukan saja menyebabkan penderitaan rakyat di lokasi konflik, tetapi juga berpengaruh terhadap ekonomi dunia. Karena pusaran konflik terjadi di kawasan yang bersinggungan dengan infrastruktur minyak dan jalur energi dunia yang strategis, yaitu Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb.

Siapa yang bisa menengahi supaya tercapai perdamaian permanen?

Negara besar seperti China, Rusia, dan Amerika Serikat yang mempunyai hubungan baik dengan beberapa negara dan kelompok yang bertikai dapat memainkan peran menuju perdamaian permanen. Bahkan, China pada tahun 2023 berperan besar dalam pulihnya hubungan diplomatik Arab Saudi dengan Iran. Rusia berhubungan baik dengan Arab Saudi dan Iran. Demikian juga Amerika Serikat mempunyai hubungan yang sangat baik dengan Arab Saudi. Ketiga negara inilah yang berpotensi mendorong perjanjian perdamaian permanen.

Baca juga :   "Lapangan Banteng" Top Ekonomi Tumbuh 5,61% : Gubernur BI Keteteran Rupiah Nyungsep Rp 17.400.

Bagi kita umat Islam, Makkah dan Madinah adalah garis merah yang tidak boleh disentuh oleh siapa pun, termasuk Houthi. Bila itu terjadi, dapat dipastikan fatwa jihad akan bergema dari seluruh komunitas Muslim di seluruh dunia.

Kita berharap perdamaian segera terwujud. InsyaAllah.

Penulis:

 

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandung

Media Cetak Diprediksi Lebih Menyehatkan Akal Pikiran Dibandingkan Media Sosial

Opini

Merosotnya Industri Mobil Jerman : Terlambat switch ke mobil listrik?

Opini

Subsidi LPG 3 Kg Di pangkas: Beban Hidup Rakyat Kecil Semakin Berat

Opini

Menaikkan Gaji atau Tunjangan Kepala Daerah: Mana yang lebih pas?

Opini

Rahasia Psikologi Hotel: Mengapa Kamar Penginapan Jarang Memasang Jam Dinding?

Opini

Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Jepang Rp 380 T termasuk EBT

Opini

Telkom di Investigasi Badan Federal Amerika Serikat: Hadapi Saja
Membangun Rel Kereta Api Luar Jawa Penting: Tapi 142 Ribu Km Jalan Rakyat di Daerah Rusak Parah Jauh Lebih Penting

Opini

Membangun Rel Kereta Api Luar Jawa Penting: Tapi 142 Ribu Km Jalan Rakyat di Daerah Rusak Parah Jauh Lebih Penting