Oleh : Dedi Asikin
Koran Sakti.co.id- Bani Israel, Bangsa Israel atau tenar juga dengan nama Yahudi itu dimata, Allah, ibarat anak bandel. Ndablegnya gak ketulungan. Nikmat Allah tak membuatnya syukur Pun hukuman atau kemarahan Allah, tak menjadikan mereka jera.
Hukuman yang lebih bernuansa peringatan tak membuat mereka berhenti membuat onar dan kerusakan dimuka bumi . Hukuman dikurung 40 tahun di gurun Sinai tak membuat keingkaran , kesombongan dan kejejaman mereka berakhir.
Lagian Allah masih memberi kesempatan mereka bangkit (sementara). Setelah dihancurkan Babilonia dan Romawi dan mereka tercerai berai ke hampir seluruh negara di dunia. Beberapa negara kuat di Europa seperti Inggris, Perancis Jerman dan Kanada memberi perlindungan dan dukungan.
Apalagi Amerika yang melindungi tiada henti hentinya.
Tahun 1897 Inggris mendukung gerakan pulang kampung yang disebut Zionisme.
Gerakan itu berhasil mengembalikan sekitar 5 juta dari populasi orang Yahudi seluruhnya sekitar 15 yang tercecer di seluruh belahan dunia.
Lalu tahun 1948 mereka mendeklarasikan berdirinya bangsa dan negara Israel dengan ibu kota Tel Aviv.
Setahun kemudian Majlis Umum PBB Selain itu 5 negara’ pendiri PBB dan pemegang hak veto juga mendukungnya.
Allah juga membiarkan mereka menikmati kemajuan secara ekonomi dan militer. Juga ilmu dan kepintaran.
Konon dalam waktu kurang dari 100 tahun, ada 192 orang Yahudi yang memperoleh hadiah Nobel dari berbagai disiplin ilmu . Kalau dirata ratakan setiap tahun ada sekurangnya satu orang Yahudi yang memperoleh award itu . Kepintaran mereka sangat dibutuhkan pemerintah Amerika dalam lintas dan kurun ,waktu. Banyak orang Yahudi yang menjadi think thanknya kebijakan ekonomi Amerika .
Selain pintar, mereka juga menduduki peringkat kekayaan. Menurut Forbes (majalah ekonomi terpopuler di Amerika yang terbit mulai tahun 1967), tahun 2023 ada 267 orang Yahudi yang kekayaannya diatas 15 triliun rupiah. Diantara itu ada 5 orang super kaya.
Sebut saja Larry Ellison (pendiri Oracle) dengan kekayaan rp.1.543,5 triliyun.
Larry Page (pendiri Google) Rp.1.278 triliyun,Marck Zuukenberg (pendiri Metta dan Facebook) Rp 1295 trilyun. Sergey Brin ( juga pendiri Google) Rp. 1200,2 triliyun dan Steve Ballmer mantan CEO Microsoft Rp 1118,8 triliyun.
Merasa berada di atas angin mereka makin jumawa. Kesombongan dan kejejaman kembali menjadi tontonan yang mengerikan semua orang yang masih dibingkai moralitas.
Berang kerena mendadak diserang Hamas dari teluk Gaza mereka melancarkan genosida,yang dalam 7 bulan telah menewaskan 57.600 orang ( tentara Hamas dan masyarakat sipil). 40% anak anak tak berdosa.
Genosida adalah tindakan dengan niat untuk menghancurkan sebuah bangsa atau kelompok manusia yang dianggap musuh.
Genosida Israel telah terjadi dengan jumlah korban nyaris tak terbilang.
Lalu kapan Allah akan menghancurkan mereka.
Jangan ragu , Allah telah berjanji untuk itu.
Dalam Al Isra ayat 7 Allah mengatakan akan mengerahkan sekelompok orang atau bangsa yang kuat dan berani memasuki kampung kampung dimana orang Yahudi berada. Itulah masa kehancuran dan penghapusan Bani Israil dari muka bumi.
Tunggullah pasti terjadi. Janji Allah itu, seperti kata Al Imron ayat 9 ,”Inalillaha layukhliful mi’adz ( Allah itu tidak akan ingkar janji).. ***















