Home / Hukum / Nasional / Pendidikan / Teknologi

Rabu, 24 September 2025 - 20:33 WIB

Keren! Mahasiswa Universitas Lampung Ciptakan Sistem Pelacak Judi Online, Diapresiasi Kemkomdigi

koransakti - Penulis

Suasana pertemuan antara Tim GATE System Universitas Lampung dengan pihak Kementerian Komunikasi dan Digital. (Foto: ANTARA/HO Kementerian Komunikasi dan Digital)

Suasana pertemuan antara Tim GATE System Universitas Lampung dengan pihak Kementerian Komunikasi dan Digital. (Foto: ANTARA/HO Kementerian Komunikasi dan Digital)

koransakti.co.id – Perang melawan judi online di Indonesia mendapatkan energi baru dari dunia akademis. Sekelompok mahasiswa dari Universitas Lampung (Unila) berhasil menciptakan sebuah inovasi canggih bernama Gambling Activity Tracing Engine atau GATE System. Temuan ini mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menyatakan bahwa inovasi ini adalah bukti nyata kepedulian generasi muda. Ia menyambut baik inisiatif ini sebagai dukungan penting bagi upaya pemerintah dalam memberantas judi online.

Berawal dari Keresahan Mahasiswa

Tim GATE System yang terdiri dari lima mahasiswa—Aulia Rafly Lubis, Mohamad Ghinau Thofadilah, Eka Arinda, Belia Nabila Putri, dan Zaka Kurnia Rahman—mengembangkan sistem ini karena resah dengan maraknya kasus judi online.

Baca juga :   Bupati,Adirozal Tampil Sebagai Nara Sumber di Kemendagri RI Dengan Materi Praktik Cerdas Hasil Kerja Sama Pemkab Kerinci & Rikolto

Prototipe yang mereka ciptakan mampu menghimpun data dari situs web yang terindikasi sebagai situs judi. Identifikasi dilakukan berdasarkan analisis linguistik dan visual. Yang lebih canggih, sistem ini juga dilengkapi metode untuk menelusuri transaksi finansial yang terkait.

“Kami berhipotesis judi online dapat dimatikan secara finansial, karena itu, metode secure ini kami kembangkan untuk melacak transaksi deposito,” jelas Zaka Kurnia Rahman, salah satu anggota tim.

Sinergi Pemerintah dan Perguruan Tinggi

Alexander Sabar mengatakan bahwa inovasi seperti GATE System akan memperkuat pengawasan pemerintah di ruang digital. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah adalah kunci untuk menciptakan ruang siber yang aman.

“Pertemuan ini bukan hanya ajang berbagi ilmu, tetapi juga momentum memperluas sinergi agar ruang digital Indonesia semakin aman dan berkelanjutan,” ujar Alexander.

Baca juga :   Dukung Atasi Stunting,Kodim 0417/Kerinci Gelar Dapur Masuk Sekolah.

Pemerintah sendiri telah bertindak tegas. Sejak 20 Oktober 2024 hingga 16 September 2025, Kemkomdigi telah menangani lebih dari 2,17 juta konten judi online.

Dukungan Penuh dari Universitas

Pihak Universitas Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap kreativitas mahasiswanya. Wakil Rektor III Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., berharap inisiatif ini dapat berkembang menjadi kolaborasi konkret.

“Universitas Lampung akan terus mendukung langkah kreatif mahasiswa. Semoga inisiatif ini berkembang menjadi kolaborasi konkret antara akademisi dan pemerintah,” tegasnya.

Meskipun saat ini masih dalam tahap kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), tim GATE System menyatakan siap bekerja sama lebih lanjut dengan Kemkomdigi jika program ini dilanjutkan.

Berita ini 49 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Edukasi

Mahasiswa KKN UNAND Kenalkan Gizi Seimbang dan PHBS kepada Siswa SD di Jawi-Jawi Guguak

Bandung

Update Keracunan MBG Bandung Barat: 1.244 Orang Sembuh, 65 Masih Dirawat

Daerah

BPKAD Tulang Bawang di Bawah Komando Dr. Rustam Effendi Disorot DPP KAMPUD Terkait Dugaan Korupsi

Advetorial

Dr. Oktir Nebi Resmi Daftar sebagai Calon Ketua STIA NUSA Sungai Penuh Periode 2025–2029

Jakarta

Presiden Tegaskan Kebebasan Berpendapat, Anarkis Akan Ditindak Tegas

Kerinci

Ratusan Pelajar di Desa Kecil Terima Bantuan Pendidikan, Pemdes Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Pendidikan

Nasional

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali: 6 Tewas & 30 Orang Hilang

Jakarta

Sengketa Tanah Desa Wadas dan Negara (Pemerintah) Dari Sudut Pandang Demokrasi Ekonomi Implementasi Demokrasi Pancasila