Home / Nasional

Rabu, 27 Desember 2023 - 21:20 WIB

Kisruh PPPK 2023, Ratusan Guru Honorer Gelar Aksi Demo Tuntut Keadilan

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Kerinci- Pasca pengumuman kelulusan seleksi PPPK Kabupaten Kerinci tahun 2023 yang telah dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kerinci menuai masalah.

Sejumlah peserta seleksi tes PPPK tahun 2023 yang tidak berhasil lulus menggelar aksi demontrasi sebagai bentuk penolakan terhadap hasil tes PPPK di depan Kantor Bupati Kerinci Bukit Tengah, Rabu (27/12/2023).

Ratusan pendemo itu menolak hasil tes PPPK Kabupaten Kerinci karena dianggap tidak adanya transparansi dan sarat dengan berbagai kecurangan. Para demonstran menyampaikan beberapa kejanggalan dalam hasil seleksi PPPK Kabupaten Kerinci, antara lain:

hasil akhir tes PPPK di Kabupaten Kerinci sangat jauh keluar dari aturan yang ada, sebab hasil akhir tes PPPK di Kabupaten Kerinci tidak terlaksana dengan baik sesuai regulasi atau aturan yang telah ditetapkan mengacu berdasarkan fakta dan realita yang terjadi.

Baca juga :   Pemkot Bandung Tertibkan Plang Liar di Lahan GBLA, Amankan Aset dari Klaim Sepihak

Nilai akhir yang tertera pada Sertifikat Seleksi Kompetensi PPPK yang di keluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bagi peserta yang telah melalui tes Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan oleh Panitia. Seleksi Nasional (PANSELNAS) sangat jauh berbeda dengan Nilai akhir yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kerinci, padahal BKPSDM Kabupaten Kerinci tidak pernah mengumumkan adanya Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) dan tidak pernah pula mengadakan SKTT tersebut.

Lebih lanjut pendemo mengatakan pengurangan dan penambahan nilai yang tidak jelas asal muasalnya sangat merugikan para Peserta tes/Peserta yang nilainya tinggi tapi di turunkan menjadi rendah dan yang nilainya rendah di naikkan atau ditambah menjadi tinggi sehingga terindikasi adanya Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam Rekrutmen Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kerinci.Sebagaimana dilontarkan salah satu pendemo yang berhasil meraih nilai tertinggi namun dirinya merasa kecolongan pasalnya hasil dan pengumuman tidak selaras.

Baca juga :   Bank Indonesia Siap Terbitkan Instrumen Baru BI-FRN untuk Dorong Kredit ke Sektor Riil

“Saya, Meri Hariani, perolehan hasil nilai 606, setelah keluar di pengumuman nilainya menjadi 500,1, kemana nilai yang 108 ia peroleh, kembalikan nilai C A T saya” teriak Meri dengan suara lantang

Para demonstran yang mendapat pengawalan aparat itu mendesak pemerintah membatalkan hasil kelulusan seleksi PPPK Kabupaten Kerinci tahun 2023 yang telah dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kerinci. Kemudian mereka juga meminta Aparat Penegak Hukum untuk membongkar praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotisme agar memeriksa Pejabat yang membuat kecurangan atas hasil seleksi Computer Assisted Test (CAT) di Kabupaten Kerinci serta memberikan sanksi kepada pejabat tersebut sesuai aturan/hukum yang berlaku. (EMI)

 

 

 

 

 

 

Berita ini 181 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Gedung Mako Pasukan Gegana Korbrimob Polri Resmi Bernama “Jusuf Manggabarani”

Jakarta

50 Kepala Daerah Akan Mengikuti Retreat Gelombang Kedua di IPDN Jatinangor

Advetorial

Jalan Santai Bersama Irjen. Pol (Purn) Drs.H.Syafril Nursal, SH.MH, Suatu Kehangatan Persatuan di Tengah Masyarakat

Nasional

Joel Bahar Dan Heru BosBro Adakan Open Casting Online Untuk Film “Mencari Mangsa” 

Inspiratif

Kepala BPS Surabaya Raih Peringkat II Nasional di Anugerah HSN 2025

Artikel

Tekan Angka Kematian Ibu Tertinggi di Jateng, FK UNDIP Gandeng Pakar dari Inggris Gelar Pelatihan di Brebes

Bisnis

Viral Kabar PHK Massal, Shell Indonesia: Itu Acara Perpisahan Karyawan Pindah Tugas

Ekonomi

Pimpin Rapat di Hambalang, Presiden RI Bahas Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global