Koran Sakti.co.id, Bandung- Organisasi Profesi Jurnalis Independen Bersatu memprogramkan membaca kitab atau buku untuk publik baca. Dalam rangka peringatan atau menyambut Nuzulul Quran Ramadan 1446 Hijriah. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 7 hari, sejak 11 sampai 17 Ramadan 1446 Hijriah.
Kepala Pusat Pengembangan Relasi Media Massa Organisasi Profesi Jurnalis Independen Bersatu, Dwi Arifin menjelaskan kebutuhan informasi seputar religi atau keagamaan hingga puncak bulan Ramadhan diprediksi semakin meningkat. Sebagai upaya memberikan referensi terbaik bagi para publik bacanya, jurnalisindependenbersatu.com akan menjalin kolaborasi publikasi khusus halaman religi di bulan Ramadhan dengan berbagai pihak.
“Program membaca kitab atau buku untuk publik baca, sebagai upaya mengimbangi semangat beramal di bulan Ramadan dengan ilmunya. Maka dari itu, media massa berupaya berperan aktif memenuhi kebutuhan informasi tersebut. Teknisnya program membaca kitab atau buku untuk publik baca ialah setelah membaca kitab atau buku, lalu menuliskan rangkumannya atau menulis ulang isinya, dengan syarat minimal 3 alinea dan foto pendukung tulisannya. Setelah itu tulisannya akan dipublikasikan setiap ba’da Dhuha dan Asar di media massa untuk menjadi bahan bacaan publik bacanya” ungkapnya Jurnalis Media Cetak dan Online yang aktif menjadi Duta Baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2017.
Selain itu, tulisan yang juga diprioritaskan di antaranya, kesimpulan dari kegiatan dakwah di masjid, program lembaga pendidikan atau pesantren bertema Ramadhan dan agenda khusus organisasi islam di bulan Ramadhan. Serta publikasi isi kitab karya ulama yang sering dijadikan referensi umat islam dan kesimpulan dari Bahtsul Masa’il yang dibahas oleh ahlinya. Jurnalisindependenbersatu.com akan membuka layanan penerimaan tulisan dari Ulama, Guru, Ustadz, Da’I, Jama’ah Masjid, Duta Baca dan Penulis untuk dipublikasikan melalui media massa. Pengiriman tulisannya dapat melalui 08989808384 atau E-mail: [email protected],” jelasnya















