Home / Artikel

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:05 WIB

No Sawit Bapak Aing Dalam Kontroversi

Dedi Asikin - Penulis

Dedi Asikin (Wartawan Senior)

Dedi Asikin (Wartawan Senior)

koransakti.co.id- Surat edaran gubernur Jawa Barat KDM NOMOR 187/PM.O5.01.02/PEREK menuai kritik Guru Besar IPB. Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APSAKINDO) menyebut keputusan bapak aing itu tidak berbasis kajian ilmiahnya. Popsi menuduh kebijakan itu cenderung pencitraan dan bermuatan politis.

Guru besar IPB menyebut tidak benar sawit menyerap air tanah untuk kepentingan masyarakat. Terbukti tanaman sawit di kabupaten Sukabumi dan Bogor tumbuh dengan baik dan memberi nilai ekonomis kepada para petani.

Di kabupaten Sukabumi luas tanaman mencapai 6546 hektar di kecamatan Cikidang dengan produksi mencapai 944.438 ton setiap tahun atau setara 50% produksi CPO Jawa Barat. Sementara di kabupaten Bogor kebun sawit ada di empat kecamatan,yaitu Cigudeg, Jasinga, Sukaja, Rancabungur. Lahan CPO di kabupaten Bogor berada di area HGU PTPN VII yang di garap rakyat seluas 4.060 hektar dengan produksi hampir 250 ribu ton setiap tahun.

Kalau tidak egois , pencitraan dan politis seperti di tuduh POPSI, maka sebaiknya GUBERNUR KDM mengoreksi keputusan dengan melakukan kajian ulang atas kondisi tanah di Jawa Barat secara ilmiah dan melibatkan para pakar dan akademisi.

Baca juga :   Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!

Dalam kaitan itu. saya juga ingin menyatakan bahwa temuan kami waktu pulang dari Jambi dengan adanya pohon pohon sawit di Cilelerdan Cibeber kabupaten Lebak sama sekali bukan berdasar kajian ilmiah. Itu melalui asumsi masyarakat secara tebak tebakan saja.

Baca juga :   HP Kentang Merapat! 3 Website Penghasil Saldo DANA Gratis 2026 Tanpa Perlu Install Aplikasi, Cukup Modal Browser Sambil Nunggu Buka!

Saya pikir memang gubernur Jawa Barat sebaiknya melakukan kajian ilmiah seperti di usulkan para pengkritik. Jangan sampai selain kepentingan politik dan pupujieun bin pencitraan di anggap diskriminatif terhadap masyarakat lain yang secara gebyah uyah di larang total.

Terakhir saya mendengar bahwa lahan seluas 5006 hektare di kecamatan Cjasinga kebupaten Bogor akan di sulap jadi sports center bertaraf Nasional dengan teknologi dunia
Wallahu alam bishawab .Saya cuman orang awam dan bahkan cuma orang kampung.
Nyuwun sewwu. *

Baca juga:Bapa Aing Mah Tegas, Jawa Barat No Sawit!

Apakah sekitar Rp 1.600 triliun hasil ekspor sawit dan tambang kembali ke Indonesia?

 

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

PRABOWO AWAS OVERLOAD

Artikel

Kerak Membandel di Kamar Mandi? Ini 3 Cara Ampuh Membersihkannya dengan Bahan Dapur!

Artikel

Rezeki Dari Allah 180 Santri Dhuafa Gratis di Pontren Darul Inayah
Awas Kebablasan Mentang-mentang Besok Libur! Cek Jadwal Imsak & Subuh Sabtu 21 Februari 2026 (Jabodetabek). Pasang Alarm Sekarang!

Agama

Awas Kebablasan Mentang-mentang Besok Libur! Cek Jadwal Imsak & Subuh Sabtu 21 Februari 2026 (Jabodetabek). Pasang Alarm Sekarang!
Siap-Siap Panen Cuan! 5 Ide Bisnis Dadakan Jelang Imlek 2026 (Tahun Kuda) yang Laris Manis

Artikel

Siap-Siap Panen Cuan! 5 Ide Bisnis Dadakan Jelang Imlek 2026 (Tahun Kuda) yang Laris Manis

Artikel

MAFIA DIMANA MANA DARI KOTA SAMPAI DESA

Artikel

LAPOR WAPRES MEMBLUDAK, KETUA REMBUG EKSPONEN 66 SEMPAT PINGSAN
Hari Gizi Nasional 25 Januari 2026: Tema "Pangan Lokal", Sejarah Singkat, & Link Download Logo Resmi (HGN Ke-66)

Artikel

Hari Gizi Nasional 25 Januari 2026: Tema “Pangan Lokal”, Sejarah Singkat, & Link Download Logo Resmi (HGN Ke-66)
error: Content is protected !!