Home / Artikel

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Political Will Penegakkan Hukum Era Presiden Prabowo Subianto Sangat Tinggi dan Tanpa Kompromi

koransakti - Penulis

Political Will Penegakkan Hukum Era Presiden Prabowo Subianto Sangat Tinggi dan Tanpa Kompromi

Koransakti.co.id- Minggu pertama di bulan Juni 2026 masyarakat Indonesia di kejutkan dengan tindakan hukum terhadap Kepala BGN (Badan Gizi Nasional), dua wakilnya, serta Wakil Menteri Imigrasi & Pemasyarakatan.

Peristiwa ini menjadi hattrick tindakan hukum terhadap anggota Kabinet Merah Putih (Dua Wamen Imigrasi dan Tenaga Kerja, serta satu Kepala Badan setingkat menteri).

Kita melihat Penegakkan Hukum di Era Presiden Prabowo di lakukan secara tegas: Tegak Lurus Tanpa Kompromi.

Presiden Prabowo Subianto pada 3 Juni 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, menegaskan komitmen kepada penegak hukum dan Pimpinan APIP: “Apa yang di butuhkan, kalau perlu tambahan personil, dukungan lain, termasuk anggaran, saya penuhi”.

Baca juga :   ECHO CHAMBER KAMPANYE PILKADA 2024

Secara implementatif, political will ini di ikuti jajaran menteri. Menko Hukum, HAM, dan Imipas Prof. Yusril Ihza Mahendra bersama Menteri Sekretaris Negara menyatakan keprihatinan sekaligus dukungan penuh terhadap proses hukum terhadap eks petinggi BGN dan eks Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Ini bukti nyata: Hukum benar-benar di tegakkan sekaligus membenamkan ungkapan “Hukum Tajam Kebawah Tumpul Keatas”

Berbeda dengan Era dahulu: No viral No justice. Bahkan Petugas yang Menjalankan Tugas Negara pernah terkena kriminalisasi. Terutama jika kasus ini di lingkaran kekuasaan.

Sekarang di bawah Presiden Prabowo Subianto penegakkan hukum mendapat dukungan sangat besar.

Baca juga :   Reshuffle Kabinet Kembali Dilakukan, Prabowo Subianto Lantik 6 Pejabat Baru di Istana

Kita berharap momen ini di gunakan untuk menuntaskan semua kasus yang belum terselesaikan sehingga pemerintahan yang bersih dapat terwujud.

Dalam konteks kasus Petinggi BGN dan Wamen Imipas kita ikut prihatin. Karena BGN Lembaga yang mendapat alokasi anggaran Rp 268 triliun: bertugas untuk meningkatkan gizi siswa dan mencegah stunting. Sedangkan Imigrasi adalah Lembaga vital: Gerbang terdepan menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan orang asing masuk dan keluar wilayah hukum Indonesia.

Sikap masyarakat sejalan dengan pemerintah: Mendukung penuh proses hukum yang berjalan.

Kita yakin penegakkan hukum menuju pemerintahan yang bersih dan akuntabel merupakan prasyarat pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. InsyaAllah

Penulis:

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Wartawan Harus Punya Strategi Agar Narasumber Mau Bicara 

Artikel

KORUPSI MENGGURITA DARI KOTA SAMPAI DESA

Artikel

Kiblat Pendidikan Indonesia, Kiblat Sendiri / Tak Berkiblat?

Artikel

PAK KANWIL NYARIS MASUK

Artikel

YANG NAIK HAJI DILUAR LOGIKA 

Artikel

HARI SAWIT INDONESIA YANG MENGGIGIT DAN YANG DIGIGIT

Artikel

Cari Rumah di Bawah Rp 150 Juta? Ini 5 Pilihan Rumah Murah di Minahasa

Artikel

Jangan Anggap Sepele, Kenali Gejala Kanker Pada Anak