Home / Kesehatan

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:30 WIB

WHO Khawatir Wabah Ebola di Kongo Menyebar Lebih Luas

Fadilah - Penulis

Koransakti.co.id – Para pemimpin kesehatan global saat ini tengah membahas kemungkinan penggunaan vaksin serta obat-obatan eksperimental untuk menanggulangi wabah Ebola yang terjadi di Democratic Republic of the Congo.

Kekhawatiran dunia internasional meningkat setelah Direktur Jenderal World Health Organization, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut penyebaran wabah berlangsung sangat cepat dan dalam skala yang mengkhawatirkan.

WHO melaporkan sedikitnya terdapat 500 kasus dugaan Ebola dengan sekitar 130 kematian sejak publikasi wabah terbaru.

Angka tersebut meningkat tajam dari pada laporan awal yang mencatat sekitar 200 kasus dan 65 kematian.

Baca juga :   Memahami Kesehatan Mental dan Langkah Menjaganya Tetap Sehat

Sebagian besar kasus terdapat di Provinsi Ituri, wilayah yang selama ini juga terdampak konflik bersenjata berkepanjangan.

Direktur senior kesehatan International Rescue Committee, Dr. Mesfin Teklu Tessema, menilai jumlah kasus yang terdata kemungkinan masih jauh lebih kecil ketimbang kondisi sebenarnya di lapangan.

Ia memperingatkan risiko penyebaran ke negara tetangga seperti South Sudan cukup tinggi akibat lemahnya sistem kesehatan di kawasan perbatasan.

Tessema juga menyoroti keterbatasan alat pelindung diri bagi tenaga medis, mulai dari sarung tangan hingga masker dan pelindung mata.

Menurutnya, Ebola memiliki tingkat kematian sangat tinggi, terutama jika pasien terlambat mendapatkan penanganan medis.

Baca juga :   Waspada! 5 Makanan Pemicu Kanker & Tips Menggoreng Aman (Penjelasan Dokter)

WHO kini membentuk tim teknis khusus untuk mengkaji efektivitas vaksin dan pengobatan eksperimental terhadap strain Bundibugyo. Strain ini menjadi penyebab wabah kali ini.

Hingga saat ini belum ada vaksin resmi untuk strain tersebut.

Di Uganda, pemerintah mulai memperketat langkah pencegahan dengan membatasi kontak fisik dan membatalkan sejumlah kegiatan massal.

WHO juga menetapkan wabah ini sebagai darurat kesehatan global atau PHEIC karena penyebaran kasus mulai terjadi di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan.-***

Berita ini 15 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Waspada Alergi Makanan! Kenali Gejala, Pemicu, dan Pertolongan Pertamanya di Sini

Kesehatan

Waspada Alergi Makanan! Kenali Gejala, Pemicu, dan Pertolongan Pertamanya di Sini
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 M Rampung, Bupati Monadi: Kado Terindah untuk Layanan Kesehatan Masyarakat Kerinci

Kerinci

Tender RSUD Kerinci Rp137,5 M Rampung, Bupati Monadi: Kado Terindah untuk Layanan Kesehatan Masyarakat Kerinci

Bandung

Ratusan Siswa di Bandung Barat Keracunan MBG, Sekda Jabar Lapor ke BGN

Artikel

Tidur Berkualitas, Kunci Hidup Produktif di Tengah Rutinitas Padat

Kesehatan

Demam Tinggi Mendadak? Waspadai DBD pada Anak

CSR

Perangi Stunting, PT Semen Padang Salurkan Susu Khusus untuk Ibu Hamil KEK

Artikel

Jarang Disadari, Perubahan di Wajah Ini Bisa Jadi Tanda Awal Gagal Ginjal
Waspada! 4 Jenis Makanan Ini Ternyata Mampu Mempercepat Risiko Katarak pada Mata Anda

Kesehatan

Waspada! 4 Jenis Makanan Ini Ternyata Mampu Mempercepat Risiko Katarak pada Mata Anda