Home / Internasional

Rabu, 16 Juli 2025 - 01:42 WIB

Kondisi Kemanusiaan Palestina, Sudan, dan Ukraina Memburuk, PBB Serukan Akses dan Perlindungan

koransakti - Penulis

PBB melalui Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) merilis pembaruan penting terkait kondisi kemanusiaan di tiga wilayah konflik: Wilayah Pendudukan Palestina, Sudan, dan Ukraina. Ketiga wilayah ini mengalami lonjakan kebutuhan bantuan dan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dalam beberapa pekan terakhir.


πŸ‡΅πŸ‡Έ Palestina: Krisis di Rafah dan Gaza Utara Memburuk

Di Gaza, khususnya wilayah Rafah, lebih dari 65.000 warga terpaksa mengungsi akibat operasi militer yang berkelanjutan. Serangan udara dan konflik darat menyebabkan korban jiwa terus bertambah, termasuk di kalangan anak-anak dan perempuan.

Laporan dari tim kemanusiaan menyebutkan bahwa akses ke layanan kesehatan semakin sulit, dengan beberapa rumah sakit tidak dapat beroperasi karena kerusakan atau kekurangan bahan bakar. Di Gaza Utara, warga yang kembali ke wilayahnya mendapati kehancuran besar-besaran, dengan kebutuhan mendesak berupa makanan, air, dan tempat tinggal.

Baca juga :   Kisah Epidemiolog Filipina dan Kursus Gratis WHO yang Mengubah Wajah Kesehatan Mental

OCHA mendesak akses kemanusiaan tanpa hambatan agar bantuan dapat segera menjangkau penduduk terdampak, terutama mereka yang berada di zona konflik aktif.


πŸ‡ΈπŸ‡© Sudan: Bentrokan Lanjutan di El Fasher, Krisis Sipil Meluas

Di wilayah El Fasher, Darfur Utara, bentrokan antara militer dan pasukan Rapid Support Forces (RSF) terus berlangsung. Lebih dari 800.000 orang saat ini terperangkap di wilayah tersebut tanpa jalan keluar yang aman.

PBB mencatat bahwa infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit, sekolah, dan fasilitas air bersih, menjadi sasaran serangan. Situasi ini diperparah oleh pemblokiran akses terhadap konvoi bantuan kemanusiaan oleh pihak-pihak bersenjata. PBB menyerukan penghormatan terhadap hukum humaniter internasional dan mendesak gencatan senjata segera demi menyelamatkan warga sipil.

Baca juga :   Elon Musk dan Pangeran Andrew Disebut dalam Dokumen Baru Jeffrey Epstein

πŸ‡ΊπŸ‡¦ Ukraina: Serangan di Kota-Kota Padat Penduduk

Konflik antara Rusia dan Ukraina kembali menimbulkan korban jiwa di kawasan padat penduduk. Serangan terhadap wilayah sipil di Donetsk dan wilayah timur Ukraina menyebabkan puluhan orang terluka, termasuk anak-anak.

Layanan darurat dan fasilitas medis mengalami gangguan parah. Meskipun bantuan internasional masih berlangsung, namun distribusi bantuan menghadapi banyak hambatan akibat ketidakamanan di lapangan. OCHA menyuarakan keprihatinan terhadap eskalasi kekerasan dan menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil, khususnya anak-anak dan perempuan.

Untuk info selengkapnya, pembaca dapat mengunjungi https://www.unocha.org

Berita ini 60 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

FPC Elang Thanesia Digelar di Yogyakarta, TNI AU Tunjukkan Sinergi AMPUH dalam Latihan Bilateral
Blunder Fatal Kiper Bento Buyarkan Pesta Juara Cristiano Ronaldo di Al Nassr

Internasional

Blunder Fatal Kiper Bento Buyarkan Pesta Juara Cristiano Ronaldo di Al Nassr
Sejarah Baru! Lucas Pinheiro Braathen Persembahkan Emas Olimpiade Musim Dingin Pertama untuk Brasil

Internasional

Sejarah Baru! Lucas Pinheiro Braathen Persembahkan Emas Olimpiade Musim Dingin Pertama untuk Brasil

Hiburan

4 Lagu K-Pop yang Masuk Daftar 250 Lagu Terbaik Abad 21 Versi Rolling Stone

Internasional

Intip Kekayaan 5 Bintang Lapangan Hijau di Piala Dunia 2026: Di Mana Posisi Messi dan Ronaldo?

Hukum

Buntut Kasus Kudeta, Putra Jair Bolsonaro Didakwa Atas Tuduhan Koersi di Brasil
Dilema Pemain Naturalisasi: Menguak Aturan Ketat Pemain Asing di Liga Elit Eropa

Internasional

Dilema Pemain Naturalisasi: Menguak Aturan Ketat Pemain Asing di Liga Elit Eropa

Hiburan

Taylor Swift Cetak Sejarah Lagi, ‘The Fate of Ophelia’ Pecahkan Rekor Streaming Harian Spotify