Acara pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang digelar di Lapangan Otto Iskandardinata, Garut, Jawa Barat, pada Jumat (18/7), berakhir duka. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia usai menghadiri pesta pernikahan tersebut.
Pesta yang awalnya berlangsung meriah itu ternyata dihadiri ribuan orang. Berdasarkan pantauan, tamu memadati area hingga ke jalanan sekitar lokasi. Kepadatan ini membuat sejumlah pengunjung harus berdesakan di tengah terik matahari.
Salah satu korban tewas diketahui merupakan seorang wanita lansia berusia 63 tahun. Korban lainnya adalah pria berusia 56 tahun, dan seorang pria 42 tahun. Ketiganya sempat mendapatkan pertolongan medis namun nyawanya tidak tertolong.
Keterangan dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa mereka kemungkinan besar mengalami serangan jantung dan kelelahan akibat berdesakan di bawah cuaca panas. Polisi juga tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memastikan kronologi peristiwa secara utuh.
Kapolres Garut menegaskan bahwa kejadian ini merupakan insiden yang tidak disengaja dan masih dalam penyelidikan mendalam. Pihak keluarga besar Dedi Mulyadi juga telah menyampaikan rasa duka dan memastikan mereka akan membantu para keluarga korban.
Sementara itu, Dedi Mulyadi sendiri belum memberikan pernyataan resmi kepada media. Namun beberapa pejabat daerah sudah mengunjungi rumah duka untuk memberikan santunan dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Tragedi ini pun menjadi pelajaran penting bagi panitia acara besar agar memperhatikan kapasitas lokasi dan potensi risiko kerumunan, apalagi di tengah cuaca ekstrem seperti yang terjadi belakangan ini.















