Home / Hukum / Internasional / Politik

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:22 WIB

Trump Kerahkan Pasukan Garda Nasional ke Portland, Abaikan Putusan Pengadilan

koransakti - Penulis

Presiden Donald Trump kembali mengerahkan pasukan Garda Nasional untuk mengatasi protes di kota-kota yang dipimpin oleh Partai Demokrat. (Sumber: Getty Images)

Presiden Donald Trump kembali mengerahkan pasukan Garda Nasional untuk mengatasi protes di kota-kota yang dipimpin oleh Partai Demokrat. (Sumber: Getty Images)

koransakti.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengirim pasukan Garda Nasional dari California ke Portland, Oregon. Pengerahan ini ia lakukan setelah pengadilan federal menolak upayanya untuk menempatkan pasukan di kota tersebut.

Langkah ini langsung menuai kecaman keras dari para gubernur negara bagian yang menyebutnya sebagai tindakan penyalahgunaan kekuasaan yang berbahaya.

Siasati Putusan Pengadilan dengan ‘Redeploy’

Untuk menyiasati putusan pengadilan yang melarangnya, pemerintahan Trump tidak memanggil pasukan baru dari Oregon. Sebaliknya, Pentagon mengonfirmasi bahwa mereka “mengerahkan kembali” (redeploying) 200 anggota Garda Nasional California yang saat ini sudah bertugas di Los Angeles.

Gedung Putih beralasan pengerahan pasukan ini bertujuan untuk “mendukung Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE)” serta melindungi personel federal setelah terjadinya kerusuhan dan serangan terhadap penegak hukum di Portland.

Baca juga :   Trump Cabut Perlindungan Secret Service untuk Kamala Harris, Disebut Aksi Balas Dendam

Gubernur California dan Illinois Melawan

Gubernur California, Gavin Newsom, mengecam keras langkah tersebut dan berjanji akan melawannya di pengadilan. Ia menuduh Presiden Trump menggunakan militer sebagai senjata politik.

“Ini bukan tentang keselamatan publik, ini tentang kekuasaan. Panglima tertinggi menggunakan militer AS sebagai senjata politik melawan warga Amerika,” kata Newsom. “Kami akan membawa pertarungan ini ke pengadilan.”

Kecaman serupa juga datang dari Gubernur Illinois, JB Pritzker. Ia mengungkap bahwa Trump juga memerintahkan 400 anggota Garda Nasional Texas untuk dikerahkan ke Illinois, Oregon, dan lokasi lainnya. Ia menuduh pemerintahan Trump sengaja “menciptakan zona perang” untuk membenarkan respons militer.

Baca juga :   Partai Golkar Kecamatan Banjit, Way Kanan Gelar Muscam, Darlian Pone: Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Hingga Ke Kampung

Eskalasi di Tengah Protes Imigrasi

Pengerahan pasukan ini merupakan eskalasi terbaru dalam upaya Presiden Trump untuk menindak apa yang ia sebut sebagai “kejahatan yang tidak terkendali” di kota-kota yang dipimpin oleh Partai Demokrat.

Dalam beberapa waktu terakhir, protes besar memang terjadi di Portland, Chicago, dan Los Angeles untuk menentang peningkatan patroli dan penangkapan imigran oleh pemerintahan Trump. Langkah pengerahan pasukan ini dikhawatirkan akan semakin memanaskan tensi antara pemerintah federal dan pemerintah negara bagian.

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Hat-trick Kilat Hancurkan Manchester City 3-0

Internasional

Hat-trick Kilat Hancurkan Manchester City 3-0
Hotman Paris Turun Tangan: Bela Fandi Ramadhan, ABK yang Terancam Eksekusi Mati

Hukum

Hotman Paris Turun Tangan: Bela Fandi Ramadhan, ABK yang Terancam Eksekusi Mati

Hukum

Pakar Gempa UNAND Ungkap Penyebab Bangunan Ambruk: Hanya Digambar, Tidak Didesain

Hukum

Kejari Sungai Penuh Menetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mini, Tersangka Lain Menyusul

Internasional

Sanae Takaichi Terpilih Jadi Pemimpin Wanita Pertama Jepang

Bisnis

Daftar Lengkap 50 Wanita Terkaya Dunia 2025, Dua dari Indonesia Masuk 20 Besar

Advetorial

Paslon Nomor Urut 3, Aksan-Rustam Gaungkan Pilkada Damai Lewat Kampanye Door to Door

Politik

Dukung AZ-FER, Tim Adat 8 Luhah Sungai Penuh, Dusun Baru dan Dusun Mpih, Terbentuk