Home / Daerah / Transportasi / Travel

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:16 WIB

KA Minangkabau Ekspres: Pilar Mobilitas yang Dongkrak Pariwisata Sumatera Barat

koransakti - Penulis

 Kereta api bandara Minangkabau Ekspres berperan penting dalam mendukung sektor transportasi dan pariwisata di Sumatera Barat. (Sumber: ANTARA/HO-KAI Sumbar)

Kereta api bandara Minangkabau Ekspres berperan penting dalam mendukung sektor transportasi dan pariwisata di Sumatera Barat. (Sumber: ANTARA/HO-KAI Sumbar)

koransakti.co.id – Di tengah upaya pengembangan pariwisata, kehadiran transportasi yang terintegrasi menjadi kunci. Di Sumatera Barat, Kereta Api (KA) Minangkabau Ekspres telah membuktikan perannya sebagai pilar strategis dalam meningkatkan aksesibilitas wisatawan dan mendorong lonjakan kunjungan ke Ranah Minang.

Layanan kereta bandara ini secara efektif menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman dengan pusat Kota Padang, memberikan solusi modern bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Efisiensi Waktu dan Biaya Perjalanan

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza, menjelaskan bahwa sebelum adanya KA Minangkabau Ekspres, wisatawan yang tiba di BIM harus mengandalkan taksi atau travel untuk mencapai pusat kota. Hal ini seringkali menambah biaya dan waktu perjalanan.

“Kini, melalui KA Minangkabau Ekspres, wisatawan dapat menempuh perjalanan dari bandara menuju pusat kota hanya dalam waktu sekitar 40 menit dengan tarif yang terjangkau,” ujar Reza.

Baca juga :   Peringati Hari Jadi Ke- 3, Media Online Lintas Asia Net Santuni Anak Yatim

Efisiensi ini secara langsung mengurangi hambatan perjalanan dan membuat Sumatera Barat menjadi destinasi yang lebih menarik dari segi kemudahan mobilitas.

Dongkrak Kunjungan Wisatawan Secara Signifikan

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pariwisata Sumatera Barat menunjukkan korelasi positif antara kehadiran kereta bandara dengan peningkatan jumlah wisatawan.

Pada periode Januari hingga Agustus 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui BIM mencapai 59.043 orang. Secara keseluruhan, total kunjungan wisatawan (domestik dan internasional) selama periode tersebut telah menembus lebih dari 13 juta orang, sebuah lonjakan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi operasional, KAI Divre II Sumbar juga mencatat peningkatan jumlah penumpang seluruh layanan KA yang mencapai 1,5 juta orang sepanjang Januari-September 2025, naik sekitar 11% dari tahun 2024.

Baca juga :   Rapat Paripurna IV DPRD Kota Sungai Penuh Masa Persidangan III

Mendukung Distribusi Wisata dan Ekonomi Lokal

Selain efisiensi, KA Minangkabau Ekspres juga berperan dalam mendistribusikan wisatawan ke berbagai destinasi di sekitar jalur rel. Wisatawan dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan ke Masjid Raya Sumatera Barat (Masjid Syech Ahmad Khatib Al-Minangkabawi) atau kawasan Kota Tua di dekat Stasiun Pulau Aie.

Peningkatan jumlah dan kemudahan mobilitas wisatawan ini pada akhirnya memberikan stimulus bagi ekonomi lokal, seperti peningkatan okupansi hotel, konsumsi kuliner, dan aktivitas UMKM di sekitar stasiun dan destinasi wisata.

Ke depan, KAI Divre II berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan layanan, termasuk potensi peningkatan frekuensi perjalanan dan integrasi yang lebih baik dengan moda transportasi lokal lainnya.

Berita ini 73 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bupati Kerinci Adirozal Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Kerinci Periode 2023-2026

Advetorial

Wako Serahkan Penghargaan Orangtua Asuh Stunting Kepada RS Melati  

Daerah

Safari Jum’at Berkah Koramil 05/Balaraja Bantu Pembangunan Masjid Jami’ Baitussalam

Kerinci

Kodim 0417/Kerinci Gelar Bazar Ramadhan TNI Serentak, Sambut Idul Fitri 1447 H.

Advetorial

Kerinci Perkuat Komitmen Lintas Sektor Cegah Stunting 2025

Jambi

Polda Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh 2025

Jambi

Aksi Heroik Babinsa Selamatkan Bayi 40 Hari dari Genangan Banjir di Kotabaru.

Sungai Penuh

Satgas Kerahkan dan Pantau Alat Berat di Lokasi Jalan Baru di Sungai Jernih