Home / Fakta Unik / Pendidikan / Sains

Kamis, 25 Desember 2025 - 08:04 WIB

Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan “Food Coma” yang Sering Menyerang Saat Natal

koransakti - Penulis

Definisi 'Kenyang Bego' alias Food Coma. Darah di otak lagi pada turun ke perut nih buat giling rendang sama kue nastar. Waktunya bocan! ๐Ÿ˜ด๐Ÿ—. (Foto: Freepik/koransakti)

Definisi 'Kenyang Bego' alias Food Coma. Darah di otak lagi pada turun ke perut nih buat giling rendang sama kue nastar. Waktunya bocan! ๐Ÿ˜ด๐Ÿ—. (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id โ€“ Hari Natal identik dengan meja makan yang penuh hidangan lezat. Mulai dari ayam panggang, kue kering, hingga es buah. Tapi anehnya, setelah piring bersih, bukannya semangat, kita malah merasa lemas, mata berat, dan ingin rebahan. Fenomena ini populer disebut Food Coma, atau bahasa ilmiahnya: Postprandial Somnolence.

Kenapa tubuh kita “mati suri” setelah makan enak? Ini bukan karena daging kalkun atau ayam mengandung obat tidur, tapi karena reaksi kimiawi di otak dan perut.

1. Pergeseran Aliran Darah

Mencerna makanan berat butuh energi besar. Saat lambung penuh, sistem saraf Parasimpatis (mode “istirahat dan cerna”) mengambil alih kendali tubuh. Tubuh memprioritaskan aliran darah ke organ pencernaan (lambung & usus) untuk mengolah makanan. Akibatnya, aliran darah dan oksigen ke otak sedikit berkurang. Inilah yang membuat kita merasa “lemot” dan mengantuk.

Baca juga :   Pemerintah Desa Koto Baru Buka Pendaftaran Beasiswa 2026 untuk Siswa SD: Simak Syarat dan Cara Daftarnya!

2. Lonjakan Gula & Insulin

Makanan pesta biasanya tinggi karbohidrat (nasi, kue manis, kentang). Karbohidrat ini dengan cepat diubah menjadi glukosa, yang memicu lonjakan hormon Insulin. Insulin bertugas menyapu gula dari darah ke dalam sel. Tapi, insulin juga mempermudah zat bernama Triptofan masuk ke otak.

3. Pabrik Obat Tidur di Otak

Begitu Triptofan masuk ke otak, dia diubah menjadi Serotonin (hormon rileks), yang kemudian diubah lagi menjadi Melatonin (hormon tidur). Jadi, sepiring nasi padang atau kue tart yang Anda makan itu secara harfiah diubah oleh tubuh menjadi “pil tidur” alami.

Baca juga :   IKA UNPAD SINERGI VAKSINASI COVID-19 JAWA BARAT SLB NEGERI CICENDO, 26 FEBRUARI 2022

Tips Anti-Ngantuk: Jika Anda masih ingin mengobrol dengan keluarga setelah makan, cobalah makan dengan porsi kecil tapi sering, dan kurangi karbohidrat/gula berlebih. Atau, ajak tubuh bergerak (jalan santai) agar aliran darah kembali naik ke otak!

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Kenapa Memberi Kado Terasa Lebih Nikmat daripada Menerima? Efek “Warm Glow” di Otak Anda
  2. Pojok Sains: Benarkah Tidak Ada Dua Keping Salju yang Sama Persis? Ini Rahasia “Teori Chaos” di Balik Kristal Es
  3. Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!
Berita ini 36 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bilogi

Tanpa Serangga, Akankah Peradaban Manusia Ikut Musnah?

Pendidikan

Pendaftaran Beasiswa โ€œSungai Penuh Juaraโ€ 2026 Resmi Dibuka

Kerinci

Sekolah Gratis di Koto Rendah, MA Swasta Ini Buka Pendaftaran Siswa Baru 2026

Sains

Mata Biru Ternyata Tanpa Pigmen Biru, Ini Fakta Ilmiah yang Jarang Diketahui

Pendidikan

Kabar Gembira! Beasiswa Sungai Penuh Juara Resmi Dibukaย 

Fakta Unik

8 Keajaiban Alam Paling Menakjubkan di Dunia, Ada Gunung Pelangi Hingga Air Terjun Api
Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!

Artikel

Membedah “Micin” (MSG), Benarkah Senyawa C5H8NO4Na Ini Bikin Otak Lemot? (Cek Faktanya!)
Rahasia Alam: Bagaimana Pohon Tetap Bertahan di Tengah Kemarau Panjang?

Fakta Unik

Rahasia Alam: Bagaimana Pohon Tetap Bertahan di Tengah Kemarau Panjang?