koransakti.co.id – Coba cicipi sisa makanan pesta Natal kemarin yang ada di kulkas. Entah itu Rendang, Opor, Kari, atau Sup Daging. Banyak orang setuju bahwa rasanya jauh lebih enak dan “nendang” di hari kedua (tanggal 26) dibandingkan saat baru matang kemarin.
Apakah lidah kita yang salah? Tidak. Fenomena ini nyata dan para ahli kimia pangan menyebutnya sebagai Flavor Mingling (Percampuran Rasa).
Berikut adalah 3 proses kimia “gaib” yang terjadi di dalam panci Anda saat didiamkan semalaman:
1. Bumbu yang “Berdamai” (Difusi Rasa)
Saat baru matang, rasa bumbu masih berdiri sendiri-sendiri. Pedas cabai, gurih santan, dan aroma bawang masih terpisah. Namun, saat makanan didinginkan dan disimpan semalaman, terjadi proses difusi. Bumbu-bumbu aromatik (seperti bawang putih, bawang merah, lada) meresap jauh ke dalam serat daging dan pati kentang. Sebaliknya, rasa daging juga keluar bercampur ke kuah. Hasilnya? Rasa yang lebih bulat, harmonis, dan menyatu (well-rounded flavor).
2. Gelatinisasi (Kuah Makin Kental)
Ini alasan utama kenapa Rendang atau Kari daging makin enak. Daging dan tulang mengandung kolagen. Saat dimasak lama, kolagen pecah menjadi Gelatin. Ketika didinginkan semalaman, gelatin ini memadat (seperti agar-agar) dan memerangkap semua molekul rasa di dalam kuahnya. Saat dipanaskan kembali hari ini, gelatin itu meleleh dan menciptakan tekstur kuah yang lebih kental, lengket, dan “menggigit” di lidah (mouthfeel).
3. Reaksi Oksidasi & Protein
Beberapa bahan yang tajam, seperti bawang bombay atau rempah keras, akan mengalami oksidasi ringan dan degradasi protein saat didiamkan. Proses ini justru “menjinakkan” rasa yang terlalu tajam atau menyengat, membuatnya menjadi lebih lembut dan manis (umami).
Jadi, jangan ragu untuk memanaskan kembali masakan kemarin. Secara sains, hari ini adalah “puncak performa” rasa dari masakan tersebut!
Baca juga:
- Pojok Sains: Kenapa Memberi Kado Terasa Lebih Nikmat daripada Menerima? Efek “Warm Glow” di Otak Anda
- Pojok Sains: Benarkah Tidak Ada Dua Keping Salju yang Sama Persis? Ini Rahasia “Teori Chaos” di Balik Kristal Es
- Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!















