Home / Artikel

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:15 WIB

NYANTRI YES, NARKOBA NO !

koransakti - Penulis

DEDI ASIKIN

Koransakti.co.id- Terdapat kecenderungan adanya perubahan sudut pandang dan tranformasi berfikir sejumlah masyarakat dan anak usia sekolah. Minat orang tua dan anak didik masuk pesantren meningkat.

Beberapa pondok pesantren kewalahan menerima pendaftaran calon santri baru dalam beberapa tahun terakhir ini.

Pondok pesantren Darunnajah di Cipining kabupaten Bogor dan Husnul Khatimah di Kuningan menyebut angka (tahun 2015) pendaftar lebih dari seribu orang, sementara daya tampung terutama ketersediaan asrama (Kobong) hanya sekitar 700.

Menghadapi keadaan demikian terpaksa kami lakukan sistim testing masuk, terang KH Jamhari Abdul Jalal Pemimpin pondok pesantren Darunnajah Cipining kabupaten Bogor.

Pun demikian di pondok pesantren Husnul Khatimah di Kuningan
Tranformasi persepsi itu terjadi lantaran masyarakat memandang di pesantren anak didik lebih terjaga nilai spiritual dan akhlak.

Hal demikian merupakan konsekuensi logis, kerena di pesantren, anak didik terawasi selama 24 jam oleh kiyai atau para ustadz. Sementara di sekolah umum paling lama 8 jam.

Kualitas pembelajaran di pondok pesantren juga mengalami peningkatan, terbukti seperti di alami keluarga H Dedi Setiawan setelah anaknya masuk pesantren. Dari cara bicara dan tindak tanduknya termasuk jadi rajin sembahyang.

Salah satu hal lain yang paling di takutkan adalah terkena serangan kecanduan narkoba.
“Kami merasa lebih tenang sekarang”, akui pensiunan ASN itu.

Dari kementerian agama di peroleh data per Oktober 2025 ada 1,6 juta santri yang memilih belajar di 42 ribu lebih pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Pondok pesantren di anggap mampu mendampingi santri dalam menjaga moral sebagai benteng dari serangan moralitas, salah satu yang paling di takuti adalah kecanduan narkoba.

Belakangan ini barang haram yang merusak susunan syaraf sentral itu di ketahui gencar menyerang hampir semua lapisan masyarakat. Dari pelajar, mahasiswa, pemuda sampai aki aki

Tahun 2017, pilot Lion air tertangkap mengisap sabu di hotel Garden Palace Surabaya. Diketahui bahwa sebenarnya banyak supir kapal terbang yang sudah terjebak narkoba. Kemudian di jatuhi hukuman di cabut lisensi terbangnya oleh kementerian perhubungan.

Badan Narkotika Nasional menyebut pada tahun 2011 ada 200 orang yang terlibat manyalah gunakan narkotika dan obat terlarang itu.

Di antara mereka sebut saja Brigadir Sahala Simbolon (33 th) staf perencanaan dan administrasi umum Ditserskrim umum Polda metro jaya. Polisi menemukan sabu seberat 0,34 grem di saku Sahala.

Baca juga :   Misteri Déjà Vu: Kenapa Kita Sering Merasa "Pernah Mengalami" Momen Ini Sebelumnya? Apakah Ini Ramalan atau Gangguan Otak?

Sebelumnya ada Iptu Rita perwira pertama pada unit perlindungan perempuan dan anak Polres Jakarta Selatan. Lalu ada AKP Heru Budi Sutrisno Kapolsek Cibarusah kabupaten Bekasi

Tahun, 2012 AKBP Apriyanto Basuki Rahmat wakil direktur reserse narkoba di copot jabatan kerena terlibat perkara narkoba.

Menurut Kepala Humas Polda metro jaya waktu itu, Kombes Rikwanto polisi itu selain kena sanksi etik juga terancam pidana.

Di kalangan artis ada puluhan yang kena jaring. Selain Rafi Ahmad ada Doyok dan Polo dari group Srimulat. Jenever Dhun, Rivaldo, Sheila Marcia, Ade Ivay, Samy Kriespati Yoyo dan yang paling menarik adalah artis tersohor Roy Marten.

Menurut Direktur narkoba Polda metro jaya (waktu itu) Kombes Ahmad David,SIK., MH sudah beredar narkoba dalam bentuk permen yang mengancam anak anak SD. Misalnya yang di temukan di SD Kebon jeruk Jakarta Barat.

Informasi itu menyebar di kalangan pengguna blackberry sejak bulan Desember 2011. Permen narkoba itu di beri nama strawberry Quick dan strawberry Meth. Bentuknya bulat mirip permen lolypop
Ketika di isap ada suara berdesis di dalam mulut.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar ke 4 dunia, Indonesia menjadi sasaran empuk.
Kalau semula, bahkan sudah di produksi di sini.

Pabrik narkoba itu termasuk industri rumahan dan terdapat di apartemen apartemen. Tahun 2011 polisi sudah membongkar 27
pabrik sabu rumahan di Jakarta, Tanggerang, Depok dan Bekasi

Baca juga :   WARTAWAN DIHADANG SATPAM DAN APBD UJUG UJUG KETUK PALU 

Polisi juga mencatat selama tahun 2021 peredaran narkoba di Indonesia meningkat 150%.

BNN mencatat sampai tahun 2011 sudah 10 juta masyarakat Indonesia yang terkena serangan penyakit mental itu.
Di perkirakan jika upaya penanggulangan tidak efektif dalam 10 tahun kedepan jumlah itu sekarang mencapai 50 juta.

Tim Pokja News yang masuk pondok pesantren
mendapat pernyataan serius dari kiyai kiyai pemimpin pondok dan para santri untuk menjauhi barang haram itu.

Baca juga: TMMD Ke-126 Kodim 0417/Kerinci bersama Polres Kerinci Gelar Penyuluhan Kamtibmas & Bahaya Narkoba di SMAN 2 Sungai Penuh

Semboyan mereka sekarang” Nyantri yes, narkoba no!!!
Kalau benar, pesantrenlah itu kata Wisnu Wardhana SH MH, orang Jawa yang pintar ngomong dengan logat Batak.

Polda metro jaya pengganti Ahmad David Kombes, Nugroho Adi Wijayanto mengaku belum melihat permen itu. Seraya dia meminta masyarakat yang menemukan permen haram (tepi harum) itu segera lapor polisi. Nugroho juga meminta orang tua memperhatikan jajanan anak anak.

Baca juga: Satresnarkoba Polres Kerinci Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi di Lempur Mudik, Pelaku Utama Masih Buron

 

 

Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mentang-Mentang Libur Malah Rebahan Terus? Awas, Ini 3 Bahaya Fatal Tidur Seharian Saat Puasa. Pantas Saja Pas Bangun Kepala Langsung Kliyengan!

Artikel

Mentang-Mentang Libur Malah Rebahan Terus? Awas, Ini 3 Bahaya Fatal Tidur Seharian Saat Puasa. Pantas Saja Pas Bangun Kepala Langsung Kliyengan!

Artikel

Kopi NUR, Legenda Kopi Kerinci Sejak 1943 yang Tetap Bertahan Hingga Tiga Generasi

Artikel

KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK SEBUAH KENISCAYAAN. LEBIH BAIK TERLAMBAT DARI PADA TIDAK SAMA SEKALI 

Artikel

DEDI MULYADI TIPE PEMIMPIN GADO GADO

Artikel

DJIAUW KIE SIONG JANGAN DILUPAKAN

Artikel

Mengenal Aksara Incung, Aksara Kuno Kerinci yang Hampir Terlupakan

Artikel

Suzuki Access 125 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 25 Jutaan

Artikel

7 Minuman Sehat Penurun Asam Lambung: Segar, Aman, dan Bikin Perut Nyaman