Home / Artikel / Fakta Unik / kimia / Sains

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:06 WIB

Kenapa Otot Terasa “Terbakar” Saat Lari Kencang? Kenalan dengan Asam Laktat (C3H6O3) dan Hutang Oksigen

Tiara - Penulis

Rasa panas pada otot (burning sensation) adalah sinyal kimiawi bahwa tubuh kekurangan oksigen dan beralih ke mode energi darurat. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

Rasa panas pada otot (burning sensation) adalah sinyal kimiawi bahwa tubuh kekurangan oksigen dan beralih ke mode energi darurat. (Foto: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id Selasa, 27 Januari 2026 – Pernahkah Anda mengejar bus, naik tangga darurat, atau olahraga berat, lalu tiba-tiba paha atau betis terasa panas seperti terbakar?

Sensasi itu bukan halusinasi. Itu adalah reaksi kimia pertahanan tubuh.

Tersangkanya adalah senyawa bernama Asam Laktat (Lactic Acid).

Rumus kimianya: C3H6O3.

Kenapa dia muncul dan bikin sakit? Mari kita bedah di Pojok Kimia hari ini.

1. Mode Darurat: Aerobik vs Anaerobik

Tubuh kita butuh energi (ATP) untuk bergerak.

  • Mode Normal (Aerobik): Saat jalan santai, tubuh membakar gula menggunakan Oksigen yang kita hirup. Hasilnya energi bersih.

  • Mode Darurat (Anaerobik): Saat lari kencang (sprint), paru-paru kita tidak sanggup menyuplai oksigen secepat kebutuhan otot.

Karena Kekurangan Oksigen, tubuh terpaksa membakar gula TANPA Oksigen.

Proses darurat inilah yang menghasilkan limbah kimia berupa Asam Laktat (C3H6O3).

Baca juga :   BERGURU TANI KE THAILAND 

2. Kenapa Terasa Panas/Sakit?

Asam Laktat bersifat Asam (Sesuai namanya).

Saat zat ini menumpuk di dalam sel otot, pH (tingkat keasaman) otot akan turun drastis.

Kondisi asam ini mengganggu saraf di sekitar otot, mengirimkan sinyal rasa sakit atau panas ke otak.

Ini sebenarnya mekanisme Rem Otomatis.

Tubuh bilang: “Woy, berhenti! Asamnya sudah kebanyakan nih, kalau diterusin otot bisa rusak!”

Makanya kaki kita jadi berat dan kram, memaksa kita untuk berhenti lari.

3. Mitos: Penyebab Pegal Besok Pagi?

Banyak orang mengira pegal-pegal yang muncul besok paginya (bangun tidur sakit semua) adalah karena Asam Laktat.

Faktanya: SALAH.

Asam Laktat (C3H6O3) itu cepat hilang. Begitu Anda berhenti lari dan napas kembali normal, darah akan mengangkut asam laktat ke hati untuk didaur ulang. Dalam 1 jam, asam laktat sudah bersih.

Rasa sakit besok paginya disebut DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness).

Baca juga :   AIR ZAMZAM ANTARA BERKAH DAN OLAH

Penyebabnya adalah Robekan Mikroskopis pada serat otot, bukan karena asam laktat. Jadi jangan salahkan asam laktat kalau Anda susah jalan besok pagi!

4. Solusi Kimia: Napas Panjang

Bagaimana cara menghilangkan rasa “terbakar” asam laktat dengan cepat?

Jawabannya: Bayar Hutang Oksigen.

Berhenti sejenak, tarik napas dalam-dalam, dan hembuskan panjang.

Semakin banyak Oksigen (O2) masuk, semakin cepat tubuh mengurai tumpukan C3H6O3 tadi menjadi energi kembali. Minum air putih juga membantu melancarkan peredarannya.

Kesimpulan

Asam Laktat (C3H6O3) bukanlah musuh. Dia adalah “Turbo Boost” yang memungkinkan kita bergerak cepat di saat darurat, meskipun harus dibayar dengan rasa pegal. Jadi, nikmati saja sensasi terbakarnya, itu tanda Anda sedang berjuang!

Baca juga: Benarkah Wortel Bisa Sembuhkan Mata Minus? Kenalan dengan Beta-Karoten (C40H56) dan Sejarah “Bohong” Perang Dunia

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Kenapa Kita Otomatis Merem Saat Bersin? Benarkah Bola Mata Bisa Copot Kalau Melek?

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Kita Otomatis Merem Saat Bersin? Benarkah Bola Mata Bisa Copot Kalau Melek?

Artikel

KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK BARU SETENGAH PINTU

Artikel

OPUNG (LBP), TERNYATA SUAMI TAK TAKUT ISTERI

Artikel

Kunyit Asam, Solusi Alami Saat Haid

Artikel

LONG MARCH SILIWANGI  PERJUANGAN FISIK DAN MENTAL

Artikel

BUNG TOMO, MERDEKA ATAU MATI

Sains

Ilmuwan AS Ciptakan Cahaya Hidup dari Alga Laut Bioluminesen

Artikel

KASUS INVESTASI BODONG DITANGAN KEJAGUNG