koransakti.co.id – Rabu, 4 Februari 2026 – Pernahkah Anda terbangun tengah malam, mau ke dapur, lalu kaget setengah mati melihat dua titik cahaya hijau menatap Anda dari kolong meja? Tenang, itu bukan monster. Itu cuma “Si Meng” (Kucing) kesayangan Anda.
Tapi pernahkah Anda berpikir, kok bisa matanya bersinar? Padahal kucing tidak makan baterai dan matanya tidak ada lampunya. Ternyata, ini adalah teknologi canggih ciptaan alam yang membuat kucing jadi pemburu malam yang ulung. Nama teknologinya: Tapetum Lucidum.
1. Apa Itu Tapetum Lucidum?
Dalam bahasa Latin, artinya “Karpet Terang”. Ini adalah lapisan jaringan super tipis yang terletak persis di belakang retina mata kucing (dan hewan nokturnal lain seperti anjing, hiu, dan buaya).
Fungsinya mirip Cermin Pemantul. Mata manusia bekerja seperti kamera biasa: Cahaya masuk -> Ditangkap Retina -> Selesai. Mata kucing bekerja lebih efisien: Cahaya masuk -> Ditangkap Retina -> Dipantulkan Balik oleh Tapetum Lucidum -> Ditangkap Retina LAGI.
Jadi, retina kucing mendapatkan Dua Kali Kesempatan untuk menangkap cahaya yang sama. Itulah sebabnya mereka bisa melihat dalam kondisi remang-remang yang bagi kita terlihat gelap gulita.
2. Zat Kimia Pemantul: Riboflavin & Zinc
Kenapa bisa memantul? Apakah ada kaca di sana? Secara kimia, sel-sel Tapetum Lucidum mengandung kristal Guanin (C5H5N5O) dan pigmen Riboflavin (Vitamin B2) atau Zinc (Seng). Struktur kristal inilah yang memantulkan foton cahaya.
3. Kenapa Warnanya Hijau atau Kuning?
Warna pantulan mata kucing (“Eye Shine“) tergantung pada kandungan mineral di matanya.
Kebanyakan kucing: Hijau atau Kuning Emas.
Kucing Siam (mata biru): Seringkali memantulkan warna Merah (karena mereka tidak punya pigmen di lapisan belakangnya, jadi yang terpantul adalah pembuluh darah).
4. Kelemahan Teknologi Ini
Meskipun canggih, Tapetum Lucidum punya efek samping. Karena cahaya dipantulkan bolak-balik di dalam bola mata, gambar yang dilihat kucing jadi sedikit Buram (Blur). Ketajaman visual mereka tidak sebagus manusia di siang hari. Jadi, kucing rela mengorbankan ketajaman demi sensitivitas cahaya. Yang penting bisa lihat tikus gerak dikit, langsung hap!
5. Manusia Punya Enggak?
Tidak. Manusia adalah makhluk Diurnal (aktif siang hari). Mata kita dirancang untuk ketajaman warna, bukan untuk melihat dalam gelap. Makanya kalau kita difoto pakai Flash, mata kita sering terlihat merah (Red Eye). Itu bukan pantulan Tapetum Lucidum, tapi pantulan pembuluh darah di retina kita (karena kita tidak punya lapisan cermin penutupnya).
Kesimpulan
Jadi kalau nanti malam Anda melihat mata kucing bersinar, jangan takut. Itu tandanya “Kacamata Night Vision” alami mereka sedang aktif bekerja berkat bantuan zat kimia Riboflavin dan lapisan Tapetum Lucidum.















