Home / Fakta Unik

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:06 WIB

Mengenal Burung Paruh Kodok: Si Penyamar Ulung yang Sering Dikira Burung Hantu

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Banyak orang terkecoh saat melihat sosok burung ini di kegelapan malam. Dengan mata bulat besar dan kebiasaan bertengger diam di dahan, ia seringkali mendapat label sebagai burung hantu. Namun, jika Anda perhatikan lebih dekat, burung ini memiliki keunikan tersendiri: mulut lebar yang menyerupai kodok dan deretan “kumis” di wajahnya. Inilah Burung Paruh Kodok (Frogmouth), sang master kamuflase dari hutan tropis.

Berikut adalah 7 fakta memukau tentang burung paruh kodok yang perlu Anda ketahui:

1. Memiliki Mulut Unik yang Menyerupai Amfibi

Sesuai namanya, burung ini memiliki paruh pipih yang bisa terbuka sangat lebar. Saat menganga, bentuk mulutnya menyerupai mulut kodok. Struktur anatomi ini bukanlah tanpa alasan; mereka menggunakan mulut lebar tersebut sebagai “jaring” efektif untuk menangkap serangga besar, siput, hingga mamalia kecil di malam hari.

2. Berada dalam Kelompok Taksonomi Sendiri

Meski secara fisik mirip dengan burung cabak (nightjar), para ahli kini menempatkan paruh kodok dalam ordo tersendiri, yaitu Podargiformes. Penelitian genetik terbaru menunjukkan bahwa meskipun mereka berbagi leluhur yang sama dengan burung minyak dan potoo, paruh kodok memiliki ciri morfologi yang cukup berbeda untuk memisahkan mereka dari kerabat dekatnya tersebut.

Baca juga :   Sang Raja Lautan yang "Terkutuk": Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

3. Garis Wallace Menentukan Jenis Mereka

Distribusi spesies burung ini mengikuti pembagian wilayah geografis yang unik. Genus Batrachostomus mendominasi wilayah Asia Tenggara, sementara genus Podargus menghuni wilayah Australia dan Papua. Perbedaan ini menciptakan keragaman bentuk, di mana spesies asal Australia cenderung bertubuh lebih besar dibandingkan rekan-rekan mereka di Asia.

4. Menjadikan Hutan Indonesia sebagai Rumah Utama

Indonesia patut bangga karena menjadi habitat bagi berbagai spesies burung eksotis ini. Mulai dari Paruh Kodok Papua yang berukuran raksasa hingga Paruh Kodok Jawa dan Sumatera yang lebih mungil.

Bahkan, pemerintah memberikan status perlindungan khusus bagi Paruh Kodok Dulit asal Kalimantan guna mencegah kepunahan akibat kerusakan habitat.

5. Membangun Sarang dengan Teknik Berbeda

Setiap genus memiliki gaya arsitektur sarang yang unik. Spesies Asia biasanya merajut sarang mangkuk yang sangat rapi dan kokoh menggunakan bulu halus serta lumut. Sebaliknya, spesies Australia lebih suka membangun sarang yang tampak berantakan dari tumpukan ranting dan daun kering, namun tetap fungsional untuk melindungi telur mereka.

Baca juga :   Kenapa Potong Bawang Bikin Nangis? Ternyata Ada "Serangan" Asam Sulfat ke Mata Kita!

6. Memiliki Kumis untuk Mendeteksi Mangsa

Jika Anda melihat bulu-bulu kaku yang mencuat di sekitar paruhnya, itulah rictal bristles atau “kumis”. Kumis ini berfungsi sebagai alat sensorik untuk merasakan pergerakan serangga serta melindungi mata dari benturan saat mereka berburu di sela-sela dahan pohon yang rapat.

7. Berubah Menjadi “Kayu” Saat Terancam

Kemampuan kamuflase burung ini adalah salah satu yang terbaik di dunia unggas. Saat merasa terancam, mereka akan menegakkan tubuh, menutup mata hingga menyisakan celah tipis, dan mematung. Dengan corak bulu yang menyerupai kulit kayu, mereka benar-benar terlihat seperti patahan dahan pohon, membuat predator terkecoh sepenuhnya. (adam)

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rahasia di Balik Menguap: Bukan Sekadar Kurang Oksigen, Tapi Cara Otak Tetap Dingin

Fakta Unik

Rahasia di Balik Menguap: Bukan Sekadar Kurang Oksigen, Tapi Cara Otak Tetap Dingin
Pojok Sains: Kenapa Suara Kita Terdengar 'Aneh' & Beda Saat Direkam? (Ini Alasannya)

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Suara Kita Terdengar ‘Aneh’ & Beda Saat Direkam? (Ini Alasannya)
Pojok Sains: Kenapa Teriak "3... 2... 1..." Bareng-Bareng Bikin Merinding Bahagia? Ini Rahasia 'Sihir' Bernama Social Synchrony!

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Teriak “3… 2… 1…” Bareng-Bareng Bikin Merinding Bahagia? Ini Rahasia ‘Sihir’ Bernama Social Synchrony!
Pojok Sains: Kenapa Jari Bunyi 'Kretek' Saat Ditarik? Benarkah Bikin Tulang Keropos?

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Jari Bunyi ‘Kretek’ Saat Ditarik? Benarkah Bikin Tulang Keropos?
Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan "Food Coma" yang Sering Menyerang Saat Natal

Fakta Unik

Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan “Food Coma” yang Sering Menyerang Saat Natal
Musim durian tiba! Meski enak, hati-hati "mabuk durian". Kandungan kalori dan gas sulfur (C2H6S) di dalamnya bisa bikin gula darah melonjak dan perut kembung.

Artikel

Musim Durian Tiba! Kenapa Buah Ini Baunya Minta Ampun & Bikin “Mabuk”? Kenalan dengan Senyawa Sulfur (C2H6S) & Bahayanya Jika Kalap!
Sang Raja Lautan yang "Terkutuk": Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Artikel

Sang Raja Lautan yang “Terkutuk”: Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena 'Masuk Angin'!

Artikel

Sering Dikira Bengkak, Ternyata Ini Alasan Jenius Kenapa Jari Tangan Kita Jadi Keriput Kalau Kelamaan Berendam di Air!