Fundamental Ekonomi Indonesia Bagus, Stabilitas Politik Mantab : Mengapa Reaksi Pasar Tetap Negatif ?
Koransakti.co.id- Stabilitas politik merupakan modal dasar suatu negara untuk menggerakkan perekonomian. Dengan dukungan politik riil 81% kursi di DPR RI, stabilitas politik di Indonesia saat ini sangat stabil. Semua agenda pemerintah di Parlemen berjalan dengan lancar.
Fundamental ekonomi tergolong bagus : pertumbuhan 5,61%, inflasi hanya 2,42% dan defisit termanage dengan baik di bawah 3%.
Pertanyaan mendasar saat ini : mengapa di tengah stabilitas politik dan fundamental ekonomi yang baik, pasar tetap bereaksi negatif?
Pada tanggal 19 Mei 2026 nilai tukar rupiah malah terlemah sepanjang sejarah : Rp 17.700/US$ dan IHSG merosot ke level 6.462.
Nilai tukar dan IHSG merupakan dua indikator penting yang di gunakan pelaku pasar untuk membaca persepsi dan kepercayaan terhadap prospek perekonomian suatu negara.
Ada faktor internal dan eksternal, semua orang juga sudah paham.
Apakah masalah transparansi merupakan masalah kronik yang belum terselesaikan?
Atau ada persoalan implementasi fiskal yang di anggap spendthrift?
Semoga dengan segala kearifan semua pihak, keputusan strategik dapat di ambil untuk menangani masalah. Indonesia Tetap Jaya. InsyaAllah.
Penulis: 
Baca juga: Sekitar 175 juta Rakyat Indonesia mengonsumsi Tempe Terdampak : Melemahnya Rupiah terhadap dolar
Reksa Dana atau Emas: Mana Investasi Terbaik untuk Pemula? Ini Bedanya!















