Home / Fakta Unik

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Misteri Pohon Baobab: Dituduh Raksasa Berhantu, Ternyata Penyelamat Peradaban Gurun

koransakti - Penulis

Misteri Pohon Baobab: Di tuduh Raksasa Berhantu, Ternyata Penyelamat Peradaban Gurun

koransakti.co.id- Gurun Afrika tidak hanya menyimpan hamparan pasir yang luas, tetapi juga menyimpan salah satu vegetasi paling megah dan penuh rahasia di bumi. Tumbuhan tersebut adalah pohon Baobab. Tampilannya yang unik kerap memicu imajinasi banyak orang. Bentuk jalur cabangnya yang gundul membuat pohon ini terlihat menyerupai tanaman yang tertanam terbalik. Akibat bentuknya yang janggal dan terkesan angker, masyarakat setempat sering menuduh baobab sebagai tempat bersarangnya para makhluk halus.

Namun, ilmu pengetahuan modern berhasil memecahkan misteri di balik kesan menyeramkan tersebut. Sebenarnya, suara-suara aneh yang memicu bulu kuduk berdiri pada malam hari berasal dari kawanan satwa nokturnal.

Banyak hewan liar, seperti kelelawar, burung hantu, dan bush baby (sejenis lemur), mendatangi baobab untuk meminum nektar manis dari bunganya. Karena bunga baobab hanya mekar secara singkat pada malam hari, interaksi sibuk antar-satwa inilah yang menciptakan kegaduhan misterius di tengah kegelapan gurun.

Meskipun mitos mistis terus melingkupinya, daya tahan hidup baobab justru menjadi keajaiban alam yang luar biasa. Pohon langka ini mampu menembus usia ribuan tahun. Rahasia keperkasaannya terletak pada kemampuan mengagumkan dalam mengadaptasi iklim ekstrem. Batang raksasanya yang menyerupai botol bertindak sebagai spons raksasa yang sanggup menyimpan hingga 120.000 liter cadangan air. Oleh karena itu, para musafir padang pasir sejak zaman dahulu sering memanfaatkan air cadangan baobab untuk memuaskan dahaga di kala kritis.

Baca juga :   Pojok Sains: Merasa Cemas di Minggu Terakhir 2025? Tenang, Itu Namanya "Sunday Scaries" dan Sangat Manusiawi!

Selain menjadi sumber air kehidupan, baobab memegang peranan sangat penting dalam kebudayaan suku-suku lokal.

Suku Batonga di Afrika, misalnya, memandang baobab sebagai simbol keberadaan roh leluhur dan penjaga wilayah mereka. Keagungan ukuran batangnya bahkan mendorong masyarakat setempat memanfaatkannya sebagai tempat tinggal, toko dagang, hingga tempat peristirahatan terakhir bagi tokoh-tokoh adat yang di hormati.

Baca juga :   Pojok Sains: Pesta Udah Selesai, Kok Tiba-Tiba Merasa Sedih & Hampa? Hati-Hati Kena "Post-Holiday Blues", Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Tidak berhenti sampai di situ, keunggulan baobab juga merambah ke dunia kesehatan tradisional. Buahnya yang kaya akan vitamin C serta gizi tinggi sering kali di konsumsi sebagai bahan pangan penambah stamina. Sementara itu, olahan kulit dan daun bahagianya terbukti secara ilmiah mampu mengobati bermacam penyakit kronis, seperti anemia, disentri, hingga masalah pernapasan.

Kini, kesan seram yang dulu melekat perlahan sirnah di gantikan oleh rasa kagum. Banyak pecinta tanaman di berbagai belahan dunia bahkan mulai membudidayakan baobab sebagai tanaman hias atau bonsai eksotis. Dari raksasa berhantu yang di takuti, Baobab kini berdiri tegak sebagai simbol ketahanan hidup dan warisan sejarah bumi yang tiada duanya. (Asep)

Berita ini 44 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!

Artikel

Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!
Pojok Sains: Kenapa Tulisan "Diskon 70%" Bikin Otak Kita Gak Bisa Mikir Jernih? Hati-hati Jebakan "Anchoring Bias" di Akhir Tahun!

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Tulisan “Diskon 70%” Bikin Otak Kita Gak Bisa Mikir Jernih? Hati-hati Jebakan “Anchoring Bias” di Akhir Tahun!
Pojok Sains: Kenapa Lidah Gatal & Perih Saat Makan Nanas? (Ternyata Nanas Sedang 'Memakan' Lidahmu!)

Bilogi

Pojok Sains: Kenapa Lidah Gatal & Perih Saat Makan Nanas? (Ternyata Nanas Sedang ‘Memakan’ Lidahmu!)
Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi "Nyegrak" Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

Fakta Unik

Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi “Nyegrak” Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

Fakta Unik

Ekuinoks Maret 2026: Matahari Tepat di Khatulistiwa, Ini Dampak yang Terasa di Indonesia

Fakta Unik

Menguak 7 Rahasia Elang Hitam, Penguasa Langit Hutan Indonesia

Fakta Unik

Mengenal Burung Paruh Kodok: Si Penyamar Ulung yang Sering Dikira Burung Hantu
Kenapa Otot Terasa "Terbakar" Saat Lari Kencang? Kenalan dengan Asam Laktat (C3H6O3) dan Hutang Oksigen

Artikel

Kenapa Otot Terasa “Terbakar” Saat Lari Kencang? Kenalan dengan Asam Laktat (C3H6O3) dan Hutang Oksigen