Home / Fakta Unik

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:20 WIB

Menguak 7 Rahasia Elang Hitam, Penguasa Langit Hutan Indonesia

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Indonesia menyimpan kekayaan satwa liar yang luar biasa, termasuk dalam keluarga burung pemangsa. Kita mungkin sudah sering mendengar nama elang bondol atau elang-ular bido. Namun, belum banyak orang yang mengetahui kehebatan elang hitam (Ictinaetus malaiensis).

Burung ini laksana bayangan yang melintasi kanopi hutan. Kemunculannya kerap menjadi sinyal bahaya bagi hewan-hewan di bawahnya. Sebagai predator puncak, elang hitam memiliki sederet fakta unik yang membuatnya sangat disegani di alam liar.

Mari kita bedah tujuh fakta menarik dari sang penguasa langit berikut ini:

1. Tubuh Bongsor yang Super Ringan

Meskipun memiliki panjang tubuh mencapai 75 sentimeter dan rentang sayap melebar hingga 1,82 meter, elang hitam ternyata memiliki bobot yang sangat ringan. Tubuhnya hanya berkisar antara 1 hingga 1,6 kilogram. Oleh karena itu, mereka bisa melayang di udara dengan sangat efisien. Jika kita bandingkan dengan elang rajawali gunung yang berukuran sama, bobot elang hitam ini bahkan tidak sampai setengahnya.

2. Memiliki Sayap Unik Berbentuk Huruf V

Sesuai dengan namanya, burung ini tampil dengan balutan bulu hitam legam di sekujur tubuhnya. Namun, jika Anda melihatnya dari dekat, terdapat semburat warna kecokelatan yang eksotis. Saat terbang di langit, Anda bisa dengan mudah mengenali elang hitam dari bentangan sayapnya yang membentuk huruf V dangkal. Selain itu, bulu-bulu di ujung sayapnya akan merenggang menyerupai jemari tangan manusia saat mereka meluncur di udara.

Baca juga :   Kenapa Potong Bawang Bikin Nangis? Ternyata Ada "Serangan" Asam Sulfat ke Mata Kita!

3. Penjaga Keseimbangan Hutan Nusantara

Burung pemangsa ini mendiami kawasan hutan perbukitan dan pegunungan di Asia Selatan serta Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, anak jenis Ictinaetus malaiensis malaiensis hidup menyebar dari Kepulauan Sunda Besar hingga Maluku. Karena menduduki posisi sebagai predator puncak, kehadiran elang hitam sangat krusial untuk mengontrol populasi hewan lain demi menjaga kelestarian ekosistem hutan Indonesia.

4. Arsitek Sarang Raksasa yang Setia

Sama seperti kerabatnya yang lain, elang hitam juga gemar membangun rumah yang megah. Mereka merakit ranting-ranting pohon hingga membentuk sarang raksasa berdiameter 1 hingga 1,2 meter. Selanjutnya, mereka akan melapisi sarang tersebut dengan dedaunan segar setiap hari. Di dalam sarang yang besar ini, sepasang elang hitam biasanya hanya fokus membesarkan sebutir telur saja.

5. Melakukan Tarian Udara yang Memukau

Elang hitam menghabiskan sebagian besar waktunya dengan melayang memanfaatkan hembusan angin panas di atas kanopi hutan. Menariknya, saat musim kawin tiba, sepasang elang hitam akan menyajikan pertunjukan udara yang dramatis. Mereka akan terbang tinggi, lalu tiba-tiba menukik tajam secara vertikal dengan melipat sayapnya rapat-rapat hingga tubuh mereka tampak seperti tetesan air.

Baca juga :   Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena 'Masuk Angin'!

6. Memiliki Cakar Khusus “Spesialis Pencuri Sarang”

Mayoritas elang memiliki cakar yang sangat melengkung, tetapi tidak demikian dengan elang hitam. Cakar mereka cenderung lebih lurus dengan jari-jari kaki yang pendek dan gemuk. Evolusi bentuk kaki ini menyesuaikan dengan menu makanan utama mereka, yaitu telur dan anakan burung. Cakar unik ini memudahkan mereka untuk merogoh dan mencengkeram isi sarang burung lain dengan mudah.

7. Menjadi Teror Menakutkan bagi Penghuni Pohon

Karena memiliki spesialisasi berburu di pucuk pohon, elang hitam menjadi musuh utama bagi bajing, tikus pohon, dan burung-burung kecil. Kemampuan mereka dalam menyambar mangsa langsung dari dahan pohon membuat hewan-hewan hutan selalu waspada. Akibatnya, monyet dan bajing akan langsung meneriakkan suara peringatan (alarm call) yang riuh begitu melihat bayangan elang hitam melintas di atas mereka. (Melly)

Baca juga: Rahasia di Balik Nama “Burung Hantu”: Benarkah Karena Mistis atau Fakta Sains?

Mengenal Burung Paruh Kodok: Si Penyamar Ulung yang Sering Dikira Burung Hantu

Pojok Sains: Kenapa Burung yang Bertengger di Kabel Listrik Tegangan Tinggi Tidak Kesetrum?

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mengenal Sosok R.A. Kartini: Sejarah Singkat, Pemikiran Revolusioner, dan Fakta Unik yang Mendunia

Edukasi

Mengenal Sosok R.A. Kartini: Sejarah Singkat, Pemikiran Revolusioner, dan Fakta Unik yang Mendunia
Pojok Sains: Fenomena Déjà Vu, Benarkah Kita Pernah Mengalaminya di Kehidupan Masa Lalu?

Fakta Unik

Pojok Sains: Fenomena Déjà Vu, Benarkah Kita Pernah Mengalaminya di Kehidupan Masa Lalu?

Fakta Unik

4 Hewan dengan Jurus Pertahanan Tubuh Paling Nyeleneh di Alam Wild
Rahasia Pemutih (NaClO) Bikin Baju Kinclong, Tapi Bisa Jadi "Gas Beracun" Kalau Salah Campur!

Artikel

Rahasia Pemutih (NaClO) Bikin Baju Kinclong, Tapi Bisa Jadi “Gas Beracun” Kalau Salah Campur!

Fakta Unik

Di Balik Keanggunannya, Simak 7 Alasan Angsa Sangat Agresif dan Bisa Melukai Manusia
Bukan Sekadar Penghangat Badan! Ini 10 Manfaat Ajaib Jahe & Rahasia Zat Gingerol (C17H26O4) yang Jarang Orang Tahu

Artikel

Bukan Sekadar Penghangat Badan! Ini 10 Manfaat Ajaib Jahe & Rahasia Zat Gingerol (C17H26O4) yang Jarang Orang Tahu
Kenapa Makan Permen Mint Terasa "Dingin"? Kenalan dengan Menthol (C10H20O), Si Penipu Suhu!

Artikel

Kenapa Makan Permen Mint Terasa “Dingin”? Kenalan dengan Menthol (C10H20O), Si Penipu Suhu!
Pojok Sains: Fenomena Mandela Effect, Kenapa Banyak Orang Punya 'Ingatan Palsu' yang Sama?

Fakta Unik

Pojok Sains: Fenomena Mandela Effect, Kenapa Banyak Orang Punya ‘Ingatan Palsu’ yang Sama?