Home / Internasional / Konflik / Militer

Minggu, 28 September 2025 - 15:04 WIB

Kyiv Dilanda ‘Serangan Masif’ Rusia, Sedikitnya 4 Orang Tewas

koransakti - Penulis

Sebuah area pemukiman di Kyiv menjadi salah satu target dalam serangan besar-besaran Rusia di seluruh Ukraina, Minggu (28/9/2025). (Sumber: Reuters/BBC)

Sebuah area pemukiman di Kyiv menjadi salah satu target dalam serangan besar-besaran Rusia di seluruh Ukraina, Minggu (28/9/2025). (Sumber: Reuters/BBC)

koransakti.co.id – Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu (28/9/2025) dini hari. Otoritas Ukraina melaporkan bahwa serangan yang menggunakan ratusan drone dan misil ini telah menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 27 lainnya di Kyiv.

Selain Kyiv, beberapa wilayah lain juga menjadi target. Di Zaporizhzhia, sedikitnya 16 orang, termasuk tiga anak-anak, dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan drone.

Terjadi Usai Peringatan Zelensky

Serangan besar ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memberikan peringatan keras pada hari Sabtu. Zelensky menyatakan bahwa agresi Rusia tidak akan berhenti di Ukraina dan saat ini sedang “menguji” pertahanan udara Eropa melalui serangkaian insiden drone di beberapa negara anggota NATO.

Baca juga :   Nilai Perdagangan Indonesia-Rusia 2025: US$ 5 Miliar

“Putin tidak akan menunggu untuk menyelesaikan perangnya di Ukraina. Dia akan membuka arah lain. Tidak ada yang tahu di mana. Dia menginginkan itu,” kata Zelensky.

Polandia Kerahkan Jet Tempur

Sebagai respons atas serangan Rusia yang menargetkan wilayah Ukraina bagian barat, angkatan bersenjata Polandia mengerahkan jet-jet tempur mereka pada Minggu pagi. Langkah ini digambarkan sebagai tindakan pencegahan rutin yang telah dilakukan sejak insiden penembakan jatuh drone Rusia di wilayah udara Polandia pada 10 September lalu.

Baca juga :   Trump Ancam Kirim Rudal Jarak Jauh Tomahawk ke Ukraina, Moskow Bisa Jadi Target

Ketegangan di Eropa Timur memang terus meningkat. Insiden pelanggaran wilayah udara oleh drone dan jet tempur Rusia juga dilaporkan terjadi di Denmark dan Estonia, yang mendorong NATO untuk memperkuat pertahanan di sayap timurnya.

Serangan terbaru ini terjadi di tengah upaya diplomatik yang buntu, di mana Rusia terus menolak usaha internasional untuk mengakhiri perang yang telah dimulai sejak Februari 2022.

Berita ini 47 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bencana

Tragedi di Sudan: Satu Desa Lenyap Akibat Tanah Longsor, 1.000 Orang Diperkirakan Tewas

Breaking news

Paus Baru Terpilih, Vatikan Sambut Leo XIV sebagai Pemimpin Umat Katolik Sedunia

Artikel

Analisis Parade Militer Tiongkok: Sinyal Kekuatan di Balik Visi Tatanan Dunia Baru Xi Jinping

Internasional

Kartu Merah Maguire dan Dua Penalti Warnai Hasil Imbang Bournemouth vs Manchester United 2-2
Lawan Resistensi Nyamuk, WHO Rekomendasikan Kelas Alat Baru Pengendali Malaria

Internasional

Lawan Resistensi Nyamuk, WHO Rekomendasikan Kelas Alat Baru Pengendali Malaria

Internasional

Belajar dari Pandemi, WHO Rilis Panduan bagi Pemerintah untuk Ambil Keputusan Karantina

Hiburan

Daftar Lengkap Pemenang MTV VMA 2025: Rosé BLACKPINK Cetak Sejarah, Lady Gaga Raih Artist of the Year

Internasional

Dua Tahun Berlalu, Ibu Sandera Israel Ini Belum Tahu Anaknya Hidup atau Mati