Home / Opini

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:07 WIB

Musibah bisa Datang kepada Siapapun: Sabar dan Rasional

koransakti - Penulis

Musibah bisa Datang kepada Siapapun: Sabar dan Rasional

Koransakti.co.id- Kata musibah berasal dari bahasa Arab “Ashaba” yang berarti: menimpa. Atau sesuatu yang datang tepat mengenai sasaran.

Sedangkan dalam Kamus Bahasa Indonesia musibah diartikan sebagai suatu kejadian atau peristiwa yang menyedihkan yang menimpa seseorang.

Musibah dapat terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, tanpa melihat pangkat dan harkat.

Kadang kala musibah datang karena keteledoran, abai dan kriminalisasi. Musibah bisa juga datang tanpa di duga, karena datang bersifat “rahasia Allah”.

Yang lebih penting adalah bagaimana menghadapi musibah.

Baca juga :   Indonesia Beli Produk Perancis Lebih Rp 116 triliun: “Tu peux nous aider” Nya Apa?

Sekadar mengingatkan, hal-hal berikut mungkin dapat di pertimbangkan saat musibah datang:

Pertama, selalu mengingat kalimat Istirja: “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Menyadari dengan sesungguhnya bahwa segala sesuatu berasal dari Allah SWT dan akan kembali kepada-Nya.

Kedua, bersikap sabar dan lapang dada. Tanpa harus mengeluh dan menyalahkan keadaan apalagi orang lain. Hadapi dengan rasional dan kepala tegak.

Ketiga, lakukan muhasabah diri. Musibah harus di jadikan sarana untuk melakukan introspeksi diri secara tenang sekaligus memperbaiki diri. Sebaiknya tidak perlu memperlebar masalah dengan melibatkan banyak orang: yang belum tentu memahami masalah dan belum tentu juga dapat membantu.

Baca juga :   Doa Kita untuk 5 Jurnalis dan 3 Crew: Hilang Kontak di Selat Sunda

Keempat, harus mempunyai keyakinan akan adanya rencana Allah yang terbaik buat diri kita setelah musibah usai.

Kelima, tentu saja di samping melakukan upaya-upaya tepat dan legal untuk mengatasi musibah, tetaplah memanjatkan doa dan meminta petunjuk kepada Allah SWT supaya musibah segera selesai dan berlalu. InsyaAllah.

Penulis:

Baca juga:Siti Hajar : Teladan Wanita Tangguh dan Tawakal

Bila Takdir datang Terima dengan Tawakal

Berita ini 18 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat

Opini

Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat

Opini

Makkah Terancam Drone Houthi? Mengapa Negara Islam Diam?

Opini

Saham terkonsentrasi pada segelintir orang : Dana Asing Kabur

Opini

Rahasia Psikologi Hotel: Mengapa Kamar Penginapan Jarang Memasang Jam Dinding?

Opini

Nyawa Melayang di Pelintasan Kereta : Antara Sarana Palang Pintu Kereta dan Disiplin Pengguna

Opini

Hampir 180.000 Jamaah Haji Indonesia Berisiko Tinggi: 4.000-an Petugas Akan Melayani?

Opini

ACEH MENGGELIAT, REINKARNASI GAM ?

Opini

Kenaikan Drastis PAD Pekanbaru