Home / Artikel

Selasa, 21 Januari 2025 - 04:46 WIB

PAGAR MAKAN LAUTAN TIME BOMB OF JOKOWI ?

koransakti - Penulis

Oleh :DEDI ASIKIN

Koran Sakti.co.id- Makin banyak cela yang mencoreng mantan presiden ke 7 itu, Joko Widodo.

Tapi dia masih tetap merasa tidak harus bertanggung jawab pada apa yang terjadi dalam pada waktu , dia sedang berkuasa.

Padahal secara moral semua yang terjadi di sebuah negara, baik atau buruk merupakan tanggung jawab seorang presiden, sebagai kepala negara, sebagai pemegang mandat dan daulat dari rakyat dalam penyelenggaraan negara.

Sekarang terkuak kasus Pagar Lautan. Dan itu ibarat bom waktu ( time bomb) yang diletakan Jokowi.

Teman teman saya di grup Diskusi Ngadu Bako menyindir dengan adagium Pagar Makan Lautan.

Belum ketemu secara pasti siapa dalang pelanggaran itu. Tetapi semua telunjuk mengarah ke pemilik proyek PIK2.

Dibelakangnya tentu nongol wajah Aguan alias Sugianto Kusuma, serta Bos Salim Grup, Anthony Salim.

Yang lebih aneh lagi terakhir dikabarkan ternyata ada Surat Hak Guna Bangunan, (SGB), bahkan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Baca juga :   Dinas PERKIM Gelar Rapat Pembentukan Forum PKP Kota Sungai Penuh.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid mengakui hal itu.

Kata dia , surat yang antah berantah itu 234 atas nama PT Intan Agung Makmur, 20 atas nama PT Cahaya Inti Santosa, 19 atas nama perorangan dan 17 SHM.

Yusron mengaku masih akan cek lapangan untuk memastikan Surat Surat itu benar benar ada di lepas laut, atau dilepas pantai.

Jika benar terjadi penyimpangan-penyimpangan, maka akan dilakukan tindakan dan peninjauan ulang atas kasus yang terjadi tahun 2023 , jauh sebelum dia menjabat menteri Agraria Tata Ruang/Kepala BPN.

Kenapa banyak orang berprediksi bahwa kasus itu , berkaitan dengan presiden Jokowi, itu kerena proyek itu merupakan take and give, saling silang antara taifan Aguan dengan presiden Jokowi terkait dengan IKN.

Ini buatmu , mana buatku.

Belakangan Presiden Prabowo sudah memerintahkan Panglima TNI Agus Subianto membongkar pagar laut sepanjang 30,6 km di pantai Utara Bekasi dan Tanggerang.

Baca juga :   Pilkades Serentak Kerinci 2022, Edia Satria Cakades Terpilih Pimpin Desa Bunga Tanjung

Dan kemarin anggota marinir sudah mulai melakukan pembongkaran.

Tetapi Menteri KKP Tri Wahyu Trenggono tidak setuju langsung pembongkaran.

Sedang dilakukan penelitian, dimana dan siapa melakukan kesalahan.

Tetapi Panglima TNI memerintahkan pembongkaran terus dilakukan kerena itu perintah langsung presiden.

Pengacara PIK2 menyebut pembongkaran itu bisa menyebabkan gugatan perdata dan pidana.

Tak jelas alasannya. Mungkin kerena merasa ada HGB dan SHM.

Tapi pertanyaannya sejak kapan areal laut bisa mendapatkan HGB/SHM ?

Rasa rasanya makin sungsang saja Penyelenggaraan negara ini. Sarat dengan kepentingan konglomerasi.

Tapi ada yang menyebut (di grup Diskusi Ngadu Bako) bahwa langkah berani persiden Prabowo itu tanda tanda ia mulai melepaskan diri dari sikap taqlidnya kepada Joko Widodo.

Benar benar dia berbuat atas nama keberpihakan dan kepedulian kepada rakyat.

Atas nama integritas kebangsaan.***

Berita ini 165 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kenapa Teflon Anti Lengket? Kenalan dengan PTFE (C2F4), Zat Paling "Introvert" yang Menolak Berteman!

Artikel

Kenapa Teflon Anti Lengket? Kenalan dengan PTFE (C2F4), Zat Paling “Introvert” yang Menolak Berteman!
Review Game Mager 2026: Asli Buatan Indo, Main Santai Pas Gabut Cair ke DANA (Tanpa Deposit)

Artikel

Review Game Mager 2026: Kaum Rebahan Merapat! Main Game Santai, Dibayar Saldo DANA/OVO (Tanpa Deposit)
Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!

Artikel

Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!
Jumat Malam Waktunya Push Rank! 5 Hero Mobile Legends Paling "Haram" di Meta Februari 2026. Pick Ini Kalau Mau Keluar dari Epic Abadi!

Artikel

Jumat Malam Waktunya Push Rank! 5 Hero Mobile Legends Paling “Haram” di Meta Februari 2026. Pick Ini Kalau Mau Keluar dari Epic Abadi!

Artikel

JAGA SUBYEKTIFITAS BUPATI

Artikel

Bila Ruang Fiskal Positif Transfer ke Daerah Bertambah?
Sang Raja Lautan yang "Terkutuk": Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Artikel

Sang Raja Lautan yang “Terkutuk”: Kenapa Hiu Akan Mati Lemas Jika Berhenti Berenang Sedetik Saja? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena 'Masuk Angin'!

Artikel

Sering Dikira Bengkak, Ternyata Ini Alasan Jenius Kenapa Jari Tangan Kita Jadi Keriput Kalau Kelamaan Berendam di Air!