koransakti.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 32,5 miliar untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mendatang. Anggaran ini difokuskan untuk membiayai seluruh kebutuhan transportasi jemaah dari Jambi menuju embarkasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, mengonfirmasi bahwa keberangkatan jemaah haji Jambi kemungkinan besar masih akan melalui embarkasi Batam.
Fokus Anggaran untuk Transportasi
Dalam keterangannya pada Minggu (12/10/2025), Sudirman menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk berbagai keperluan akomodasi keberangkatan dan kepulangan. Ini mencakup biaya sewa bus, pesawat pulang-pergi dari Jambi ke Batam, serta biaya sewa alat pemindai barang (X-ray) untuk seluruh jemaah.
“Keberangkatan jemaah dari Jambi menuju Batam perlu sewa pesawat, termasuk biaya sewa pemindaian barang (X-ray) untuk seluruh jamaah,” ujar Sudirman.
Wacana Pindah Embarkasi ke Palembang Tertunda
Sebelumnya, Pemprov Jambi sempat berencana memindahkan titik keberangkatan jemaah ke Embarkasi Palembang. Rencana ini bertujuan untuk menghemat anggaran karena pemerintah tidak perlu lagi menyewa pesawat. Jemaah cukup menempuh perjalanan darat melalui jalan tol yang terhubung langsung ke Palembang.
Namun, rencana penghematan tersebut terpaksa ditunda. Sudirman menegaskan bahwa kondisi infrastruktur menjadi alasan utamanya.
“Ada rencana menghemat anggaran sewa pesawat melalui embarkasi Palembang, namun jalan tol (Jambi-Palembang) belum tuntas. Kemungkinan tahun 2026 masih menggunakan embarkasi Batam,” sebutnya.
Dengan demikian, hingga jalan tol Jambi-Palembang rampung sepenuhnya, jemaah haji asal Jambi akan tetap diberangkatkan melalui Bandara Hang Nadim, Batam.















