Home / Nasional / Travel

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:56 WIB

‘Perang’ SDUWHV Dimulai Lagi: Pendaftaran Working Holiday Visa Australia Dibuka Hari Ini!

koransakti - Penulis

Mendapatkan Surat Dukungan untuk Working Holiday Visa (SDUWHV) seringkali disebut sebagai 'perang' karena tingginya persaingan antar pendaftar. (Sumber: RUNSTUDIO/Getty Images)

Mendapatkan Surat Dukungan untuk Working Holiday Visa (SDUWHV) seringkali disebut sebagai 'perang' karena tingginya persaingan antar pendaftar. (Sumber: RUNSTUDIO/Getty Images)

koransakti.co.id – Fenomena “perang” untuk mendapatkan Surat Dukungan untuk Working Holiday Visa (SDUWHV) Australia kembali dimulai. Pemerintah Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Imigrasi, secara resmi membuka kembali pendaftaran SDUWHV pada hari ini, Rabu, 15 Oktober 2025, untuk kuota sebanyak 5.000 pemohon.

Bagi anak muda Indonesia yang bermimpi untuk bekerja sambil berlibur di Australia, momen ini adalah kesempatan emas yang sangat dinantikan sekaligus menegangkan.

Kenapa Disebut ‘Perang SDUWHV’?

SDUWHV adalah dokumen wajib dari pemerintah Indonesia yang harus dilampirkan saat mengajukan Working Holiday Visa (subclass 462) ke pemerintah Australia. Sejak pasca-pandemi, popularitas program ini meroket tajam.

Kombinasi antara kondisi kerja yang kompetitif di dalam negeri dan kisah-kisah sukses para pemegang WHV di media sosial membuat peminatnya membludak. Karena pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring dengan kuota terbatas, prosesnya menjadi sangat kompetitif. Para pendaftar harus adu cepat dalam hitungan detik untuk bisa mengamankan slot, layaknya berburu tiket konser—sehingga lahirlah istilah “perang SDUWHV”.

Baca juga :   TB Hasanuddin Soroti Bandara IMIP: ‘Negara Tidak Boleh Lengah

Penting untuk Diketahui Para Pendaftar

Agus Abdul Majid, Wakil Direktur Kerja Sama Internasional di Ditjen Imigrasi, mengingatkan beberapa hal penting. Meskipun berhasil mendapatkan SDUWHV, hal itu tidak menjamin visa akan otomatis disetujui oleh pihak Australia. Semua berkas akan tetap melalui proses verifikasi oleh pemerintah Australia.

“Jika masih ada sisa kuota, pendaftaran akan dibuka kembali di periode berikutnya,” jelasnya, mengindikasikan bahwa akan ada gelombang pendaftaran lain jika kuota 5.000 tidak terpenuhi.

Kisah di Balik ‘Perang’ SDUWHV

Persaingan ketat ini melahirkan berbagai cerita. Nabila Putri, salah satu yang berhasil mendapatkan SDU dan kini tinggal di Australia, menyarankan para pendaftar untuk mempersiapkan semua dokumen dan koneksi internet jauh-jauh hari.

Baca juga :   Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci Bantah Adanya Praktik Calo Pembuatan Paspor

Namun, tidak semua seberuntung Nabila. Tania, seorang calon pendaftar di Jakarta, berbagi pengalaman pahitnya. “Setelah berjuang mengisi formulir, tiba-tiba sistemnya keluar sendiri dan saya tidak berhasil menyelesaikan pendaftaran,” keluhnya, menggambarkan betapa ketat dan tak terduganya “perang” ini.

Bagi Anda yang ikut berpartisipasi, kecepatan, ketelitian, dan sedikit keberuntungan adalah kunci utama untuk memenangkan “perang SDUWHV” tahun ini.

Baca juga Gratis Icon Player 108+ dan 2.000 Gems! Ini Daftar Kode Redeem FC Mobile 15 Oktober 2025 – Koran Sakti

Berita ini 287 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nasional

Target Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Fokus Bangun Konsistensi

Nasional

Era Baru Dunia Digital: Pemerintah Resmi Batasi Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Nasional

Persiapan Seleksi CPNS 2026: Panduan Lengkap Syarat, Dokumen, dan Alur Pendaftaran di Portal SSCASN

Nasional

Presiden RI, Prabowo Subianto Apresiasi Polri, Angka Kecelakaan Turun Drastis

Advetorial

Walikota Bandung Buka Festival Kuliner dan Sentra Industri 

Internasional

Kunjungan Prabowo ke Parade Militer Tiongkok, Sinyal Politik Bebas Aktif Indonesia

Bandung

Viral Video Dugaan Begal di Gedebage, Polda Jabar: Ternyata Salah Paham Usai Tabrakan

Nasional

Imbas Blackout Sumatra, Komisi XII DPR Segera Panggil Bos PLN