SIMBIOSIS MUTUALISME HORIZONTAL
Koransakti.co.id- Yang saya bahas dalam tulisan lalu adalah simbiosis vertikal atas bawah ndan sebaliknya. Orangtua mengurus dan membiayai anaknya dan sebaliknya anak berterima kasih dan berbakti kepada orang tua.
Sesungguhnya ada pula simbiosis mutualisme horizontal, kiri kanan , muka belakang. Wujudnya adalah shodaqoh jariyah.
Mari kita renungi dialog antara Allah dengan nabi Musa Pada waktu bertemu dengan Allah di gunung Sinai tahun 1350 SM (Wallahu alam).
Musa bertanya tentang ibadah yang paling di sukai Allah. Ternyata bukan sholat bukan puasa. Kata Allah ibadah yang paling aku sukai adalah ketika kamu menolong orang lain yang sedang membutuhkan.
Ucapan Itu di maknai sebagai infaq dan shodaqoh dan Itu indentik dengan adagium simbiosis mutualisme horizontal, yang punya memberi yang kekurangan (miskin/duafa).
Dalam Al Qur’an surat Hujurat 10 Allah berfirman , sesungguhnya diantara mumin itu bersaudara ( Innamal mu’minuuna ikhwatun). Kepada Musa Allah mengatakan ahodaqohmu itu pinjeman kepadaku dan akan ku kembalikan berlifat ganda. Artinya pahala Shodaqoh itu besar adanya. Itu janji Allah. Inallaha layukhliful mii’aad liful Janji Allah itu benar adanya. Bukan janji ai Eon dan si Emen.
Terbukti sudah, tidak ada orang berkurang rezekinya gara gara sodaqoh jariyah. Dan Itulah simbiosis mutualisme horizontal
Di pandang dari sisi tradisi, hari hari lebaran adalah waktu yang tepat untuk melakukannya.















