Home / Internasional / Konflik

Jumat, 10 Oktober 2025 - 13:33 WIB

Serangan Besar Rusia Hantam Kyiv, Listrik Padam di Sebagian Besar Ibu Kota

koransakti - Penulis

Rudal Rusia menghantam sebuah gedung apartemen di Kyiv pada Jumat dini hari, menyebabkan kebakaran dan korban luka. (Sumber: Reuters)

Rudal Rusia menghantam sebuah gedung apartemen di Kyiv pada Jumat dini hari, menyebabkan kebakaran dan korban luka. (Sumber: Reuters)

koransakti.co.id – Serangan rudal dan drone besar-besaran yang dilancarkan Rusia pada Jumat (10/10/2025) dini hari telah menyebabkan pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Kyiv, ibu kota Ukraina. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melaporkan sembilan orang terluka dalam serangan yang secara masif menargetkan fasilitas energi di seluruh negeri.

Dalam serangan terpisah di wilayah Zaporizhzhia, seorang anak berusia tujuh tahun dilaporkan tewas.

Kyiv Gelap Gulita, Warga Terluka

Wali Kota Klitschko mengonfirmasi bahwa serangan semalam membuat penduduk di distrik-distrik bagian timur Kyiv berada dalam kegelapan dan menghadapi gangguan pasokan air. Dari sembilan orang yang terluka akibat serangan di ibu kota, lima di antaranya telah dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga :   Skandal Kebocoran Dokumen: Polisi Inggris Geledah Kediaman Andrew Mountbatten Hingga Senin

Layanan darurat Ukraina merilis gambar-gambar yang menunjukkan petugas pemadam kebakaran sedang berjuang memadamkan api yang melalap sebuah gedung apartemen 10 lantai.

Anak 7 Tahun Tewas di Zaporizhzhia

Sementara itu, Kepala wilayah Zaporizhzhia, Ivan Fedorov, melaporkan bahwa kota tersebut juga berada di bawah serangan hebat. Sebuah serangan drone Rusia yang terpisah telah menewaskan seorang anak berusia tujuh tahun dan melukai tiga orang lainnya.

Serangan ini menyusul rentetan serangan udara yang terjadi selama beberapa malam terakhir di wilayah tersebut, yang sebagiannya saat ini berada di bawah kendali Rusia.

Zelensky: Rusia Sengaja Ingin Hancurkan Jaringan Energi

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada hari Kamis menuduh Rusia sengaja menargetkan jaringan energi negaranya. Menurutnya, serangan-serangan ini bertujuan untuk “menciptakan kekacauan dan memberikan tekanan psikologis”.

Baca juga :   Kondisi Kemanusiaan Palestina, Sudan, dan Ukraina Memburuk, PBB Serukan Akses dan Perlindungan

Menteri Energi Ukraina, Svitlana Hrynchuk, menambahkan bahwa Rusia sedang “melancarkan serangan besar-besaran” terhadap fasilitas-fasilitas energi di seluruh negeri. Saat ini, seluruh Ukraina berada dalam status siaga tinggi terhadap serangan rudal hipersonik Kinzhal, yang lebih sulit untuk dideteksi dan dicegat.

Para petugas kini bekerja keras untuk memulihkan pasokan listrik, sementara pihak berwenang bersiap menghadapi kemungkinan serangan lebih lanjut.

Read the full report on Russian strikes cut power in Ukraine’s capital, Kyiv

Berita ini 46 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Panglima TNI dan Menhan RI Perkuat Kerja Sama Pertahanan Dengan Vietnam

Internasional

Analisis Rencana Damai Gaza Usulan Trump: Langkah Signifikan yang Penuh Rintangan

Hiburan

Morrissey Batalkan Konser di AS Usai Terima Ancaman Pembunuhan di Kanada

Internasional

Jelang Pembebasan Sandera, Ratusan Ribu Warga Israel Puji Trump dan Cemooh Netanyahu

Internasional

Prancis Resmi Akui Negara Palestina, Gelombang Pengakuan Internasional Menguat

Ekonomi

Perebutan Rare Earth Dunia Meningkat, Negara Berlomba Kendalikan Pasokan

Hukum

Buntut Kasus Kudeta, Putra Jair Bolsonaro Didakwa Atas Tuduhan Koersi di Brasil

Ekonomi

Simulasi Luhut: Tarif Trump 19% Bisa Dongkrak Ekonomi RI