Home / Fakta Unik / Sains

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:04 WIB

Pojok Sains: Kenapa Memberi Kado Terasa Lebih Nikmat daripada Menerima? Efek “Warm Glow” di Otak Anda

koransakti - Penulis

Bukan soal harga barangnya, tapi soal lonjakan dopamin yang terjadi di otakmu saat melihat orang lain tersenyum. (Foto: Freepik/koransakti)

Bukan soal harga barangnya, tapi soal lonjakan dopamin yang terjadi di otakmu saat melihat orang lain tersenyum. (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id – Tanggal 24 Desember identik dengan tradisi tukar kado. Secara logika ekonomi, kita seharusnya lebih bahagia saat menerima barang (karena aset kita bertambah) daripada memberi (karena aset kita berkurang).

Tapi anehnya, sains membuktikan sebaliknya. Manusia secara biologis diprogram untuk merasa lebih bahagia saat memberi. Fenomena ini dikenal oleh para psikolog sebagai “The Warm Glow Effect” (Efek Cahaya Hangat).

Apa yang sebenarnya terjadi di dalam kepala kita saat memberikan hadiah?

1. Pesta Kembang Api di Otak (Ventral Striatum)

Dalam sebuah studi menggunakan MRI scan, para ilmuwan melihat aktivitas otak orang saat melakukan donasi atau memberi hadiah.

Ternyata, area otak bernama Ventral Striatum menyala terang. Area ini adalah pusat kenikmatan yang sama yang aktif saat kita makan cokelat lezat, memenangkan lotre, atau jatuh cinta. Jadi, otak memberikan “hadiah” berupa perasaan euforia kepada diri kita sendiri saat kita bersikap dermawan.

Baca juga :   Kenapa Otot Terasa "Terbakar" Saat Lari Kencang? Kenalan dengan Asam Laktat (C3H6O3) dan Hutang Oksigen

2. Koktail Hormon Kebahagiaan

Saat Anda melihat ekspresi senang di wajah penerima hadiah, tubuh Anda melepaskan campuran kimiawi yang kuat:

  • Dopamin: Memberikan rasa puas dan high sesaat.

  • Oksitosin: Sering disebut “hormon cinta” atau “hormon pelukan”. Ini menciptakan perasaan terhubung dan ikatan batin yang hangat dengan orang lain.

  • Serotonin: Mengatur suasana hati agar lebih tenang dan damai.

3. Obat Anti-Stres Alami

Fakta menarik lainnya: Memberi hadiah ternyata menurunkan kadar Kortisol (hormon stres). Orang yang pelit cenderung memiliki kadar kortisol yang lebih tinggi karena mereka terus merasa cemas takut kehilangan harta benda. Sebaliknya, orang yang gemar memberi (kado, sedekah, atau bantuan) terbukti memiliki tekanan darah yang lebih rendah dan jantung yang lebih sehat.

Baca juga :   Pojok Sains: Kenapa Lidah Gatal & Perih Saat Makan Nanas? (Ternyata Nanas Sedang 'Memakan' Lidahmu!)

Jadi, jika malam ini dompet Anda menipis karena membelikan kado untuk orang tersayang, jangan sedih. Anggap saja Anda sedang membeli “obat bahagia” paling manjur untuk otak Anda sendiri!

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Benarkah Tidak Ada Dua Keping Salju yang Sama Persis? Ini Rahasia “Teori Chaos” di Balik Kristal Es
  2. Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!
  3. Pojok Sains: Mengapa Kembang Api Bisa Berwarna-warni? Ini Rahasia Kimia di Balik Ledakan Indah Tahun Baru
Berita ini 44 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Fenomena Lucid Dream, Saat Kita Sadar & Bisa Mengatur Skenario Mimpi

Fakta Unik

Pojok Sains: Fenomena Lucid Dream, Saat Kita Sadar & Bisa Mengatur Skenario Mimpi

Bilogi

Mengapa Kupu-Kupu Gemar Berkumpul di Atas Lumpur Basah?

Bilogi

Rahasia Kupu-Kupu Malam: Mengapa Mereka “Terhipnotis” Cahaya Lampu?
Pojok Sains: Resolusi Tahun Baru Sering Gagal? Ternyata Otak Butuh 66 Hari Buat Ganti Kebiasaan, Bukan 21 Hari!

Fakta Unik

Pojok Sains: Resolusi Tahun Baru Sering Gagal? Ternyata Otak Butuh 66 Hari Buat Ganti Kebiasaan, Bukan 21 Hari!

Edukasi

Rahasia Burung Bisa Melayang Tinggi Tanpa Capek Kepakkan Sayap
Pojok Sains: Kenapa Suara Kita Terdengar 'Aneh' & Beda Saat Direkam? (Ini Alasannya)

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Suara Kita Terdengar ‘Aneh’ & Beda Saat Direkam? (Ini Alasannya)
Pojok Sains: Besok Cuma Ganti Angka, Kok Kita Yakin Nasib Bakal Berubah? Kenalan yuk sama "Optimism Bias", Fitur Otak yang Bikin Kita Bertahan Hidup!

Fakta Unik

Pojok Sains: Besok Cuma Ganti Angka, Kok Kita Yakin Nasib Bakal Berubah? Kenalan yuk sama “Optimism Bias”, Fitur Otak yang Bikin Kita Bertahan Hidup!
Kenapa Makan Permen Mint Terasa "Dingin"? Kenalan dengan Menthol (C10H20O), Si Penipu Suhu!

Artikel

Kenapa Makan Permen Mint Terasa “Dingin”? Kenalan dengan Menthol (C10H20O), Si Penipu Suhu!