Home / Artikel

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:14 WIB

Gubernur BI Mundur dan Nasib Rupiah

koransakti - Penulis

Gubernur BI Mundur dan Nasib Rupiah

Koransakti.co.id- Bagi orang yang mengikuti perkembangan nilai tukar rupiah terhadap USD dan politik anggaran di parlemen, pengunduran diri Perry Warjiyo setelah 8 tahun menjabat sebagai Gubernur BI bukanlah kejutan. Peristiwa tersebut sudah dapat di prediksi sejak beberapa bulan yang lalu.

Ketidakmampuan BI mengendalikan nilai tukar terhadap USD (yang notabene menjadi salah satu tugas utamanya) menjadi sebab pengunduran diri Perry Warjiyo.

Tidak penting adanya spekulasi, di suruh mundur atau mundur dengan ikhlas bin sukarela yang penting substansi Pasal 48 Undang-Undang Bank Indonesia terkait berhentinya Gubernur BI sudah terpenuhi.

Baca juga :   Persiapan Lebaran 2026: Batas Maksimal dan Cara Tukar Uang Baru Melalui SERAMBI BI

Apakah pengunduran diri ini berpengaruh?

Sebuah keputusan apa pun di bidang moneter pasti mempunyai pengaruh, tapi itu tidak akan berlangsung lama. Sangat tergantung kepada dua hal: bagaimana Pejabat Sementara mengelola masa transisi dan siapa figur yang akan di usulkan Presiden ke DPR RI untuk menjadi Gubernur BI yang baru.

Syarat menjadi Gubernur BI?

Di samping persyaratan normatif dalam Pasal 40 UU Bank Indonesia di nyatakan: mempunyai pengalaman dan keahlian di bidang keuangan, ekonomi, perbankan atau hukum.

Siapa pun yang di usulkan oleh Presiden menjadi Calon Gubernur BI ke DPR RI 100% akan di pilih dan terpilih menjadi Gubernur BI yang baru. Konstelasi politik di DPR yang akan memuluskan proses pemilihan berjalan dengan lancar.

Siapa pun yang di usulkan dan terpilih adalah yang terbaik untuk Bangsa Indonesia di tengah beratnya tantangan BI dan ketidakpastian global. InsyaAllah.

Penulis:

Baca juga :   Mata Uang Rupiah Sakit: Siapa yang Paling Bertanggung Jawab?

Baca juga: BI Siaga Penuh di Pasar, Siapkan Strategi Baru Hadapi Pelemahan Rupiah

Konsistensi Kebijakan Insentif Kendaraan Listrik

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

MEMBURU PKI KE JAWA TENGAH 

Artikel

KDM DAN MANG IHIN CIRI SABUMI CARA SADESA JAWADAH TUTUNG BIRITNA 

Artikel

Safwandi Tegaskan: Mendapo Sudah Ada Sebelum Kolonial Belanda, Bukan Produk Penjajahan

Artikel

BUPATI HUSEN
Menguji Nyali Lewat Rumus "Lima AT" Menjadi Wartawan Hebat

Artikel

Stakato Gaya Dalam Irama Musik dan Sastra

Artikel

MENYUSUR PINTU MABRUR 

Artikel

WORD ECONOMIC DALAM KAIDAH JURNALISTIK 

Artikel

NASI LIWET DAN TUMIS KANGKUNG