“Galodo” Nepal: 480 Orang Tewas dan 1.400 Hilang, Jadi Pengingat bagi Kita
Koransakti.co.id- Lila Pieters Yahia, Koordinator Residen PBB di Nepal, tidak dapat menemukan kata-kata untuk menggambarkan besar dan dahsyatnya bencana banjir bandang di Nepal pada tanggal 26 Agustus 2026: “The magnitude of the disaster is just: I can’t find the words to describe what happened.”
Sampai pukul 19.00 WIB (28/8/2026) Sekitar 1.400 orang dari berbagai negara di nyatakan hilang dan 480 orang tewas. Ribuan rumah dan infrastruktur jalan, jembatan hancur.
Nepal, negara Asia Selatan yang terletak di antara Tiongkok dan India, berpenduduk 29,6 juta, PDB sebesar US$ 45,4 miliar. Pariwisata menjadi salah satu sumber devisa. Pada tahun 2025, dengan wisatawan 1 juta lebih, menghasilkan devisa US$ 680 juta.
Kita harus menjadikan bencana banjir bandang Nepal sebagai pengingat supaya waspada, karena secara empiris kita pernah mengalami bencana yang relatif mirip berupa bencana banjir bandang dan Galodo di Sumatera pada tahun 2025.
Kawasan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di sepanjang Bukit Barisan berpotensi berulang bila curah hujan sangat tinggi di akhir tahun.
Semoga bencana banjir bandang tak datang. InsyaAllah.
Penulis: 
Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat Jabodetabek 19-23 Februari 2026















