Home / Opini

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:20 WIB

Bagaimana SDM Kita kedepan?Perguruan Tinggi Unggul (A) Hanya 6%

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Tidak banyak orang mencermati pernyataan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi pada 7 Mei 2026: universitas yang berstatus unggul di Indonesia (A) hanya 6%. Sebagian besar (67%) berakreditasi tidak unggul (C). Akreditasi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan program studi dan perguruan tinggi berdasarkan Permendikbud No. 5 Tahun 2020.

Jumlah perguruan tinggi di Indonesia 4.416. Dari jumlah tersebut, 126 di antaranya berstatus PTN dan selebihnya swasta. Jumlah total mahasiswa hampir 10 juta. Hanya 18,47% lulusan Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

Baca juga :   Gaza dan Umat Islam Terlanda Konflik Butuh Bantuan Nyata: Bukan Retorika

Malaysia memiliki lulusan STEM hampir 37%, dan China 40%. China bahkan mempunyai lulusan PhD STEM 77.000 orang, melampaui Amerika Serikat. Studi bidang STEM merupakan pilar utama kemajuan bangsa melalui penguasaan teknologi.

Itulah mengapa China tampil sebagai negara terdepan abad ini dalam bidang industri dan teknologi: raksasa paten dunia. Karena penguasaan STEM yang sangat tinggi.

Untuk menjadi pemain utama di bidang teknologi, Indonesia harus segera melakukan reformasi terhadap perguruan tinggi:

Baca juga :   Empati untuk 326 Kepala SMA/SMK di Sulawesi Selatan

Pertama, perlu di jajaki kemungkinan melakukan penggabungan (merger) beberapa perguruan tinggi supaya lebih fokus dan efisien.

Kedua, melakukan perbaikan tata kelola, kualitas SDM, penguatan kurikulum, peningkatan sarana prasarana, dan sistem jaminan mutu internal.

Semoga perguruan tinggi di Indonesia mampu menghasilkan lebih banyak lulusan STEM dan bidang lainnya yang unggul, serta dapat berperan nyata dalam pembangunan Indonesia.

InsyaAllah

Penulis:

Baca juga: Indonesia Beli Produk Perancis Lebih Rp 116 triliun: “Tu peux nous aider” Nya Apa?

Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Untung Ada Prof. Dasco

Opini

Makkah Terancam Drone Houthi? Mengapa Negara Islam Diam?

Keuangan

Balada Bank Jambi : Bank “Tidak Baik-Baik Saja”

Opini

Indonesia Beli Produk Perancis Lebih Rp 116 triliun: “Tu peux nous aider” Nya Apa?

Opini

Purbaya Pergi: Suahasil Nazara sebagai Pengganti

Jakarta

Partai UKM Indonesia, Rumah Kaum Nasionalis Inklusif

Opini

BECIK KETITIK OLO KETORO 

Nasional

Pemuda Panca Marga sebagai Garda Bangsa