Home / Nasional

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:26 WIB

Buntut Seruan #BoikotTrans7, Trans7 Minta Maaf ke Ponpes Lirboyo soal Tayangan Kontroversial

koransakti - Penulis

Perwakilan Trans7 saat melakukan audiensi dan mediasi dengan Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) di Kantor Trans7, Jakarta. (Sumber: Adrial/detikcom)

Perwakilan Trans7 saat melakukan audiensi dan mediasi dengan Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) di Kantor Trans7, Jakarta. (Sumber: Adrial/detikcom)

koransakti.co.id – Seruan untuk memboikot stasiun televisi Trans7 menggema di media sosial setelah salah satu programnya dinilai menyinggung dan melecehkan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, serta salah satu kiainya, KH. Anwar Manshur. Menanggapi gelombang protes tersebut, pihak Trans7 akhirnya menggelar mediasi dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.

Kontroversi ini menjadi puncak dari kemarahan para santri, alumni, hingga partai politik yang memiliki basis massa pesantren.

Berawal dari Tayangan ‘Xpose Uncensored’

Kemarahan publik dipicu oleh sebuah segmen dalam program Xpose Uncensored yang tayang pada Senin, 13 Oktober 2025. Konten dalam tayangan tersebut dianggap tidak pantas dan merendahkan martabat Ponpes Lirboyo, salah satu pesantren paling dihormati di Indonesia.

Potongan video acara tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial, memicu reaksi keras dari Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) dan masyarakat luas, hingga muncullah tagar dan seruan #BoikotTrans7.

Baca juga :   BMKG: Sepekan ke Depan, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di RI

https://www.instagram.com/p/DPxb7GRE9ts/

Mediasi dan 5 Tuntutan Alumni Lirboyo

Menanggapi situasi yang memanas, perwakilan Trans7 menggelar audiensi dengan pihak Himasal Jabodetabek pada Selasa (14/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, pihak alumni menyampaikan lima tuntutan utama, di antaranya:

  1. Trans7 harus meminta maaf secara terbuka.
  2. Tayangan yang dipermasalahkan harus ditarik dari peredaran.
  3. Trans7 harus berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan serupa.

Menurut Penasihat Himasal Jabodetabek, Rasyud Syahkir, kelima tuntutan tersebut direspons dengan baik oleh pihak Trans7.

Trans7 Akui Lalai dan Janji Bertanggung Jawab

Direktur Produksi Trans7, Andi Chairil, secara terbuka mengakui kelalaian pihaknya. Meskipun konten tersebut berasal dari rumah produksi (PH) eksternal, ia menegaskan bahwa Trans7 tidak akan lepas tangan.

“Trans7 mengakui kelalaian walaupun itu materi atau konten dari PH, tetapi Trans7 tidak lepas dari tanggung jawab untuk itu,” ujar Andi Chairil. “Kami menyampaikan permohonan maaf ini juga kepada keluarga Kiai Haji Anwar Manshur, bersama santri, pengasuh, dan para alumni.”

Baca juga :   Arwiyanto Nahkodai PKB Kerinci 2026–2031, Siap Perkuat Partai dan Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Pihak Trans7 juga berjanji akan segera berkunjung langsung (tabayun) ke Ponpes Lirboyo dan akan mendiskusikan sanksi bagi rumah produksi yang terlibat.

Ancaman Aksi Demo dari PKB

Sebelum mediasi tercapai, kontroversi ini juga mendapat respons keras dari dunia politik. Bendahara Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Bambang Susanto, mengecam keras tayangan tersebut dan menyatakan partainya siap pasang badan.

“PKB siap mengonsolidasikan para santri dan masyarakat pesantren untuk melakukan aksi ke studio TV itu jika pihak manajemen tidak segera meminta maaf secara terbuka,” tegas Bambang.

Baca juga Kode Redeem FC Mobile 14 Oktober 2025: Belum Ada yang Baru? Coba Daftar Kode Ini! – Koran Sakti

Berita ini 64 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Nasional

Progres Capai 60 Persen, PT Cimendang Sakti Kontrakindo Bangga Bangun Pasar Modern Sungai Penuh dengan Konstruksi Tahan Gempa

Internasional

Pidato Prabowo di PBB Tuai Pujian, Penulis Pidato SBY: Bangga dan Terharu

Advetorial

Foto Model Stefanny DP Cari Teman Duet Yang Kece  

Bandung

Artis Papan Atas Indonesia Meriahkan Karnaval SCTV di Kab.Bandung

Advetorial

Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Timah Tanam 4800 Mangrove di Desa Baskara Bakti

Daerah

Menu Ikan Hiu Sebabkan 16 Siswa di Ketapang Keracunan, Kepala MBG Kalbar Akui Lalai

Ekonomi

PKS: Kebijakan Ekonomi Kerakyatan Prabowo Sejalan dengan Ayat Allah

Jakarta

Surat Ketua Mahkamah Agung RI ke Ketua PN Denpasar Bergulir Panas, Oknum NP Pengacara Lie Herman akan Diperiksa