Home / Sungai Penuh

Senin, 22 Juni 2026 - 14:31 WIB

Desa Sembilan Matangkan Program Pencegahan Stunting Lewat Pra-Musrenbang, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Sungai Penuh- Pemerintah Desa Sembilan, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, mulai mematangkan langkah percepatan penanganan stunting dengan menggelar Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Stunting, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah awal untuk menyusun program pembangunan desa yang lebih terarah dalam upaya mencegah sekaligus menurunkan angka stunting.

Pemerintah desa melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga para pemangku kepentingan lainnya agar setiap usulan yang lahir benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Tanah Kampung hadir sebagai narasumber. Ia memaparkan berbagai strategi percepatan penurunan stunting melalui pendekatan keluarga, peningkatan edukasi kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan balita. Pendampingan terhadap keluarga yang berisiko stunting juga menjadi salah satu fokus utama agar pencegahan dapat di lakukan sejak dini dan berlangsung secara berkelanjutan.

Kepala Desa Sembilan, Herman Danus, menegaskan bahwa Pra-Musrenbang Tematik Stunting merupakan forum strategis untuk menghimpun berbagai aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan program prioritas yang efektif.

Menurutnya, pemerintah desa berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap setiap program yang bertujuan meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dengan demikian, kualitas sumber daya manusia di Desa Sembilan dapat terus meningkat.

“Melalui Pra-Musrenbang ini, kami berharap lahir program-program yang benar-benar tepat sasaran dalam upaya mencegah dan menurunkan stunting. Kami ingin menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan,” ujar Herman Danus.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Sebaliknya, seluruh elemen masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, kader, serta keluarga, harus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Melalui forum ini, Pemerintah Desa Sembilan berharap seluruh usulan prioritas dapat masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa. Dengan begitu, berbagai program pencegahan stunting dapat di laksanakan secara terukur, berkesinambungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menuju terwujudnya Desa Sembilan yang bebas stunting. (Emi)

Baca juga: Musrenbang RKPD 2027, Wako Alfin Paparkan Program Prioritas Pembangunan Sungai Penuh

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sungai Penuh

Wawako Hadiri Pelantikan SMSI Sungai Penuh – Kerinci

Advetorial

Wako Ahmadi Serahkan LKPD Tahun 2022 Ke BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi

Jambi

Kapolres Kerinci Gandeng Densus 88 Perkuat Pencegahan IRET dan TCC hingga Tingkat Desa

Pemerintahan

Kadis Disbudpar Bobi Arisandi Membantah Wako Ahmadi Zubir Bukan Arogan

Advetorial

Pemkot Dorong Inovasi Dalam Pelayanan Publik

Advetorial

Rancangan KUA PPAS Kota Sungai Penuh Tahun 2025 Disepakati

Advetorial

Wako ahmadi – wawako Antos Support Atlit Paralayang

Jambi

Walikota Alfin Ikuti RUPS Bank Jambi, Perkuat Sinergi Bank Daerah untuk Pembangunan