Home / Kebijakan / Pemerintahan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:41 WIB

KSP Gandeng KOWANI, Siap Dorong Eksistensi Perempuan Indonesia di Kancah Internasional

koransakti - Penulis

koransakti.co.id, Jakarta- Pemerintah terus berkomitmen memperkuat peran perempuan di ranah domestik maupun global. Langkah nyata ini terlihat saat Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menerima audiensi dari jajaran pengurus Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Senin (6/7).

Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pemberdayaan perempuan dengan arah pembangunan nasional.

Membawa Sejarah Perempuan Indonesia ke Panggung Dunia

Dalam audiensi tersebut, KOWANI memaparkan sejumlah agenda krusial. Salah satu fokus utamanya adalah mengusulkan arsip sejarah gerakan perempuan Indonesia agar masuk dalam program Memory of the World (MoW) UNESCO. Langkah ini bertujuan untuk mengabadikan rekam jejak perjuangan wanita tanah air sekaligus memperkenalkan kontribusi besar mereka kepada masyarakat internasional.

Baca juga :   Wastra Nusantara Jadi Simbol Diplomasi Budaya Indonesia di UNESCO

Selain pelestarian sejarah, pertemuan ini juga membahas strategi penguatan posisi perempuan di berbagai forum internasional, serta optimalisasi peran mereka dalam menyukseskan program-program pembangunan nasional.

Kolaborasi Strategis untuk Percepatan Program Prioritas

Merespons aspirasi tersebut, Kepala Staf Kepresidenan menyambut hangat komitmen dan inisiatif yang di usung oleh KOWANI. Dudung Abdurachman menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, sinergi dengan organisasi masyarakat yang memiliki akar rumput kuat sangatlah krusial.

“Kolaborasi pemerintah dengan organisasi yang memiliki jejaring luas seperti KOWANI sangat penting untuk mendukung percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah,” ujar Kepala Staf Kepresidenan.

Menatap Masa Depan Perempuan yang Lebih Berdaya

Melalui kemitraan yang semakin erat ini, KSP berharap perempuan Indonesia dapat mengambil peran yang lebih dominan dan strategis. Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang inklusif, sehingga kaum perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga tampil sebagai motor penggerak kemajuan bangsa di tingkat global. (Gina)

Baca juga :   Wako Alfin Dorong Penguatan Peran PBKM dalam Pelestarian Adat dan Pemberdayaan Perempuan

Baca juga: MA EROH PEREMPUAN PERKASA DI KAKI GUNUNG GALUNGGUNG 

Hari Ibu & HUT DWP, Ini Kata Para Perempuan Inspiratif

Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

LaNyalla Mattalitti: Presiden Jokowi Harus Mendorong dan Membantu UMKM Berinovasi

Pemerintahan

DPRD Sungai Penuh Rapat Paripurna Ranperda APBD-P 2025

Advetorial

Bupati Kerinci Monadi Teken Komitmen Reformasi Birokrasi 

Ekonomi

BumDes Bulak Sakti Kembangkan Peternakan Bebek untuk Ketahanan Pangan, Berharap Telur Diserap Program MBG

Ekonomi

Pelonggaran Impor RI: Pemerintah Longgarkan Aturan untuk 10 Komoditas

Advetorial

Warga Bahagia, RKE kini miliki Ambulan Desa

Kebijakan

Kapolri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026

Pemerintahan

Wako Ahmadi Zubir Terkesan Arogan, ASN Tak Mendukung Program Disbudpar akan Ditunda Pencairan TPP