Home / Bungo / Politik

Jumat, 8 November 2024 - 04:30 WIB

Menyantap Gulai Talang di Mersam, Akhiri Safari Politik Romi di Bungo, Merangin, Sarolangun dan Batanghari..Tuka Gubernur Membahana Lagi.

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Mersam- Safari politik Calon Gubernur Jambi nomor urut 1, Romi Hariyanto selama tiga hari menyisir Kabupaten Bungo, Merangin dan Sarolangun diakhiri di Mersam, Kampung halaman Hasbi Ansori.

Rombongan sampai di Mersam sekitar pukul 20.00 WIB, puluhan warga sudah menunggu dan tuan rumah menyediakan makan malam dengan gulai khas Mersam Gulai Talang. Yaitu gulai itik dengan tanpa santan.

” Hidangan sudah tersedia, sebelum makan kita berdoa dan setelah makan baru bacerito dan bertanya jawab dengan calon Gubernur Jambi, H. Romi Hariyanto, ” ujar protokol acara.

Rombongan begitu lahap menyantap nasi yang dihidangkan dengan gulai talang. Tidak terkecuali Romi Hariyanto. ” Luar biasa, sangat enak. Daging itiknya lembut, ” jelas Romi yang makannya betambuah.

Baca juga :   Warga Sipil Gugat Wapres Gibran ke PN Jakpus, Persoalkan Syarat Pendaftaran Cawapres

Hasbi sebagai tuan rumah mengatakan berani membawa Romi bersilaturahmi dengan warga Mersam. Karena Romi memegang janji dan komitmen. ” Romi yang saya kenal tidak pemberi harapan palsu, apa yang dijanjikannya dipenuhinya,” jelas Hasbi yang juga Ketua Koalisi Pemenangan Romi – Sudirman.Dalam sambutan Romi sangat terharu ketika memasuki Desa Mersam masih banyak rumah rumah panggung berdiri. Itu pertanda warga desa ini masih mempertahankan tradisi nenek moyang.

” Rumah panggung sebagai kearifan lokal yang ramah lingkungan,” ungkapnya. Dan akan dijadikan cagar budaya.

Romi berjanji kepada masyarakat Provinsi Jambi dan Mersam khusus akan memberikan bantuan Rp 300 juta per desa/ tahun. Dan juga akan melaksanakan replenting sawit dan karet.

Baca juga :   Wako Alfin: Pemkot akan Segera Ambil Langkah Konkret Perbaiki Jalan Rusak

Dalam dialog warga dengan Romi di luar dugaan warga menanyakan tentang solusi kemacetan dan alih fungsi lahan yang gagal dilaku

Masalah kemacetan, solusi yang akan dilakukan Romi. ” Kuncinya wasit jangan jadi pemain, kami pastikan kami akan selesaikan angkutan batubara ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk mengatasi alih fungsi lahan perlu adanya perlindungan hukum terhadap lahan lahan sawah itu, misalnya berupa Perda. ” Kabupaten Tanjabtim sudah punya Perda ini, nantinya provinsi disarankan membuat Perda ini dan juga kabupaten lainnya.” Jelasnya. Dengan ada Perda ada kekuatan hukum dan diberikan insentif dan subsidi.***

Berita ini 88 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mediasi Gagal Total, Gugatan Rp 125 Triliun Terhadap Gibran Lanjut ke Meja Hijau

Hukum

Mediasi Gagal Total, Gugatan Rp 125 Triliun Terhadap Gibran Lanjut ke Meja Hijau

Politik

Ahmadi Zubir Kukuhkan Tim AZ-FER 5 Koto, Pesisir Bukit

Advetorial

GEMA PERJUANGAN MAHARANI NUSANTARA HADIR DI JAMBI

Daerah

Darlian Pone Kukuhkan Yon Maryono Pimpin Golkar Negeri Agung, Muscam Diwarnai Gerakan Penghijauan
Dinamika Muscab PKB Kabupaten Tangerang: Spanduk Aspirasi "Perubahan" Kepung Lokasi Acara

Daerah

Dinamika Muscab PKB Kabupaten Tangerang: Spanduk Aspirasi “Perubahan” Kepung Lokasi Acara

Daerah

Paslon Merdeka Latih 350 Saksi, Siap Kawal Suara di Pilkada Ulang Pangkalpinang 2025

Daerah

Eka–Radmida: Duet Aktivis dan Birokrat Hadirkan Harapan Baru di Pilkada Pangkalpinang

Internasional

Pidato Prabowo di PBB Tuai Pujian, Penulis Pidato SBY: Bangga dan Terharu