Home / Internasional / Transportasi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 01:35 WIB

Mogok Massal Pramugari Air Canada Berlanjut, Ribuan Penumpang Terlantar di Bandara Toronto

koransakti - Penulis

TORONTO, KANADA – Aksi mogok kerja massal yang dilakukan oleh pramugari maskapai Air Canada dan Air Canada Rouge kini memasuki hari keempat, Selasa (19/8/2025). Aksi ini telah menyebabkan kelumpuhan total pada operasional maskapai nasional Kanada tersebut dan membuat ribuan penumpang terlantar di Bandara Internasional Toronto Pearson.

Aksi industrial yang dimulai sejak Sabtu lalu ini terus berlanjut meskipun pemerintah telah mengeluarkan perintah untuk kembali bekerja (back-to-work order). Serikat pekerja yang menaungi para pramugari dengan tegas menolak perintah tersebut dan melanjutkan aksi mogok, menuntut kesepakatan yang lebih baik.

Lumpuhnya Bandara Tersibuk di Kanada

Situasi di Bandara Toronto Pearson, bandara tersibuk di Kanada, digambarkan sangat kontras. Area keberangkatan Air Canada terlihat “sangat sepi”, namun di sudut-sudut terminal dipenuhi oleh para penumpang yang kebingungan dan frustrasi. Ratusan penerbangan telah dibatalkan sejak aksi dimulai.

Pihak otoritas bandara telah mengeluarkan peringatan dan meminta calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan mereka sebelum berangkat ke bandara. “Mungkin dibutuhkan beberapa hari agar jadwal maskapai dapat kembali normal sepenuhnya,” tulis pihak Bandara Toronto Pearson dalam sebuah pernyataan di media sosial.

Baca juga :   Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026 dan Cetak Rekor Langka 16 Tahun

Meski pihak maskapai sempat berharap dapat memulai kembali beberapa penerbangan pada Senin malam, harapan itu pupus setelah serikat pekerja menegaskan posisi mereka.

“Jika Air Canada berpikir bahwa pesawat akan terbang sore ini, mereka salah besar,” tegas Presiden Nasional CUPE (serikat pekerja), Mark Hancock, pada Senin (18/8).

Kisah Pilu Penumpang yang Terlantar

Dampak dari aksi mogok ini paling dirasakan oleh para penumpang. Sistem layanan pelanggan maskapai dilaporkan berada di ambang kehancuran, dengan banyak penumpang tidak dapat menghubungi agen untuk melakukan penjadwalan ulang.

Marcello Arenas, seorang penumpang yang seharusnya terbang ke Wina, Austria, pada hari Minggu, terpaksa bermalam di lantai bandara. “Mereka menyuruh saya menelepon sebuah nomor, tetapi tidak ada agen yang bisa saya ajak bicara untuk memesan ulang penerbangan,” keluhnya.

Baca juga :   WHO dan India Akan Gelar KTT Global Kedua Pengobatan Tradisional di New Delhi

Nasib serupa dialami Stephanie Brown, yang penerbangannya ke Prince Edward Island dibatalkan. Ia mengaku cemas karena harus mengeluarkan biaya ribuan dolar dari kantong sendiri untuk mencari alternatif.

“Saya mencoba menelepon layanan pelanggan, tetapi panggilan saya ditolak karena terlalu banyak orang yang menelepon,” ujarnya sambil duduk di bawah papan informasi keberangkatan yang didominasi oleh tulisan “DIBATALKAN”.

Peringatan Bagi Penumpang Maskapai Lain

Pihak bandara juga memperingatkan bahwa aksi mogok ini dapat berdampak pada penumpang maskapai lain. Para pramugari yang melakukan aksi mendirikan barisan piket di luar area keberangkatan Terminal 1. Hal ini berpotensi menyebabkan keterlambatan bagi siapa pun yang menuju bandara.

Meskipun penerbangan maskapai lain diperkirakan tidak akan mengalami gangguan operasional, para pelancong tetap diimbau untuk menyediakan waktu ekstra untuk perjalanan mereka menuju bandara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda kesepakatan antara pihak serikat pekerja dan Air Canada.

Berita ini 71 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Tumbangkan Mesir Melalui Comeback Dramatis, Lionel Messi Sah Jadi Raja Assist Piala Dunia

Internasional

WHO Beri Penghargaan pada 12 Negara atas Aksi Inovatif Atasi Krisis Obesitas

Internasional

Penampilan TNI di Bastille Day 2025 Disambut Meriah Warga Paris

Internasional

Jelang Pembebasan Sandera, Ratusan Ribu Warga Israel Puji Trump dan Cemooh Netanyahu

Geopolitik

Xi Jinping Pimpin Parade Militer Akbar Tiongkok Bersama Putin dan Kim Jong Un

Internasional

FPC Elang Thanesia Digelar di Yogyakarta, TNI AU Tunjukkan Sinergi AMPUH dalam Latihan Bilateral
Blunder Fatal Kiper Bento Buyarkan Pesta Juara Cristiano Ronaldo di Al Nassr

Internasional

Blunder Fatal Kiper Bento Buyarkan Pesta Juara Cristiano Ronaldo di Al Nassr

Artikel

Doa Kita untuk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi