Home / Bisnis / Ekonomi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:35 WIB

Saham GTSI Milik Tommy Suharto Melejit, Ini 3 Penyebab di Balik Lonjakannya

koransakti - Penulis

Saham PT GTS International Tbk (GTSI) mengalami lonjakan harga signifikan berkat serangkaian sentimen positif dari aksi korporasi dan kinerja keuangan. (Sumber: Ilustrasi)

Saham PT GTS International Tbk (GTSI) mengalami lonjakan harga signifikan berkat serangkaian sentimen positif dari aksi korporasi dan kinerja keuangan. (Sumber: Ilustrasi)

koransakti.co.id – Saham perusahaan pengangkut gas alam cair milik Tommy Suharto, PT GTS International Tbk (GTSI), menjadi sorotan utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah harganya terbang tinggi dalam dua hari terakhir. Pada perdagangan kemarin, saham GTSI bahkan sempat menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) setelah melejit 34%.

Hari ini, Selasa (21/10/2025), penguatan berlanjut dengan kenaikan 4,32% di sesi pertama. Menurut analis, ada tiga faktor utama yang menjadi pendorong di balik reli harga saham GTSI.

1. Rencana Ekspansi Armada Besar-besaran

Sentimen positif utama datang dari serangkaian aksi korporasi GTSI yang sangat ekspansif. Perusahaan diketahui menyiapkan investasi jumbo hingga US$ 508 juta (sekitar Rp 7,5 triliun) hingga tahun 2026.

Langkah konkret terbaru adalah pengumuman pembelian satu unit kapal pengangkut gas alam cair (LNG) bernama “Methane Jane Elizabeth” senilai US$ 24,50 juta. Tidak berhenti di situ, GTSI juga dikabarkan akan kembali menambah dua kapal baru pada tahun 2026 untuk menangkap lonjakan permintaan jasa angkutan LNG.

Baca juga :   Keluar dari Papan Pantauan, Saham DADA Dirumorkan Bakal Diakuisisi Raksasa Properti Jepang

2. Proyek Regasifikasi Bernilai Triliunan Rupiah

Selain memperkuat armada kapal, GTSI juga sedang mengerjakan proyek regasifikasi senilai US$ 175 juta. Proyek strategis ini diproyeksikan akan mulai beroperasi pada Juni 2026, menjanjikan sumber pendapatan baru yang signifikan bagi perusahaan di masa depan.

3. Kinerja Keuangan yang Moncer

Fundamental perusahaan yang sehat menjadi pemanis bagi para investor. Pada semester I tahun ini, GTSI berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang impresif:

  • Laba Bersih: Naik 35,86% secara tahunan (YoY) menjadi US$ 3,75 juta.
  • Pendapatan: Meningkat 11,32% YoY menjadi US$ 17 juta.
Baca juga :   Laba Turun 23,95%, Saham Hermina (HEAL) Justru Direkomendasikan Beli? Ini Analisisnya

Menurut Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, kombinasi dari rencana ekspansi yang jelas, proyek masa depan yang menjanjikan, serta fundamental keuangan yang kuat inilah yang berhasil menggaet minat investor dan mendorong harga saham GTSI. Meskipun demikian, ia merekomendasikan investor untuk sell on strength mengingat kenaikan harga yang sudah sangat tinggi.

Baca juga:

  1. Rabu Hoki! Ini Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Oktober 2025, Banjir Hadiah Premium – Koran Sakti
  2. Rabu Ceria! Ini 20+ Kode Redeem FF Terbaru 22 Oktober 2025, Ada Katana & AK47 Draco – Koran Sakti
  3. Jangan Ketinggalan! Ini 5 Kode Redeem MLBB Terbaru 21 Oktober 2025 – Koran Sakti
  4. Ada 2 Kode Baru! Ini Daftar Kode Redeem Fish It Roblox Terbaru 20 Oktober 2025 – Koran Sakti
Berita ini 314 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pimpin Rapat di Hambalang, Presiden RI Bahas Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global

Bisnis

Orang Cerdas Beli Baju di Rafaya.id

Ekonomi

Jan Maringka Paparkan Kedaulatan Pangan dan Peran Strategis KBPP Polri dalam wujudkan Ketahanan Nasional
Peluang Cuan Malam Natal & Tahun Baru: Sewakan 3 Barang "Nganggur" Ini, Laris Manis Dicari Tetangga!

Bisnis

Peluang Cuan Malam Natal & Tahun Baru: Sewakan 3 Barang “Nganggur” Ini, Laris Manis Dicari Tetangga!
Kebangkitan Sang Legenda: Toyota Kijang Super 2026 Hadir dengan Diesel Turbo dan Kemewahan Mutakhir

Bisnis

Kebangkitan Sang Legenda: Toyota Kijang Super 2026 Hadir dengan Diesel Turbo dan Kemewahan Mutakhir

Bisnis

Harga Minyak Melonjak, Subsidi Membengkak

Bisnis

Strategi Omnichannel: Mengapa Brand Lokal Mulai Mandiri dan Tinggalkan Ketergantungan pada Marketplace?

Ekonomi

Perebutan Rare Earth Dunia Meningkat, Negara Berlomba Kendalikan Pasokan