Oleh: DEDI ASIKIN
- Koransakti.co.id- Awalnya Adam dan Hawa, dua manusia ciptaan Allah di bolehkan tinggal di sorga. Boleh memakan segala makanan yang ada kecuali satu pohon yang di larang di dekati. Logikanya di dekati saja tidak boleh apa lagi di makan. Tapi iblis alias setan tidak ada tinggal diam. Selain bersumpah akan terus memperdaya manusia mereka juga iri karena sudah di turunkan ke bumi dan di benci Allah.
Tentang Adam dan Hawa boleh tinggal di sorga di atur dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 35. Kamu sekalian boleh tinggal di surga memakan segala makanan yang ada. Kecuali satu pohon jangan kau dekati. Lalu setelah keduanya terbujuk setan dan memakan buah larangan itu keduanya di perintahkan turun ke bumi (Al Baqarah ayat,36).
Merasa bahwa dia telah di hukum Allah, Adam dan isterinya menyesal bukan Alang kepalang.
Ibnu Katsir dalam sejarah 25 nabi dan rasul menceritakan Adam menangis kerena menyesal telah melanggar larangan itu selama 70 tahun. Lalu keduanya bertobat memohon ampun dan ingin kembali ke Rahmat Allah
Allah akhirnya mengampuni mereka pada tanggal 10 Muharam yang di kenal sebagai hari Asyura.
Lalu kalau koruptor kita sadar dan minta maaf kepada seluruh rakyat seperti saran presiden Prabowo, maukah rakyat memaafkannya ?
Di hubungkan dengan adanya bahwa rakyat Indonesia pemaaf, hal demikian bukanlah mustahil. Apalagi mereka seperti di minta Presiden mengembalikan semua uang yang di jarahnya. Sebuah peristiwa sejarah dan politik yang luar biasa.***















