Home / Agama / Artikel

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:57 WIB

ABDULLAH BIN UMAR KENYANG PERANG DAN INGIN HIDUP TENANG.

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Masuk Islam pada usia 10 tahun bersama ayahnya Umar bin Khattab. Lalu bersama ayahnya pula ikut hijrah ke Madinah. Jalan kaki berjarak 400 km. Belum ada becak dan sepeda, apalagi impala dan Avanza.

Pada usia 11 tahun beliau ingin ikut perang Badar tapi di tolak rasul kerena usia terlalu muda.

Baru di bolehin ikut perang Khandak setelah usia 15 tahun dan saudara perempuanya Siti Hafsah menikah dengan Rasulullah.

Selanjutnya beliau terlibat dalam beberapa perang membela Islam. Perang Uhud , Baiat Ridwan pembebasan (Fathu) Makkah, menaklukan Afika, Mesir dan Basrah .

Baca juga :   Review Snack Video 2026: Scroll Video Lucu, Dompet Terisi! Cara Asyik Ubah Kuota Internet Jadi Saldo ShopeePay & DANA

Selama menjadi salah satu santri As suffah beliau selalu dekat dengan Rasul. Kemana rasul pergi beliau selalu ikut.

Abdullah di kenal sangar piawai meniru langkah rasul, tempat shalat istirahat selalu di tempat dan waktu yang sama. Sampai akhirnya beliau mampu mengumpulkan rawi sebanyak 2.362 terbanyak kedua

Setelah Abu Hurairah yang me ngumpulin sumber Harits sebanyak 5.632. Setelah Fhu Mekkah Abdullah pulang ke Mekkah dan hidup tenang sebagai penduduk sipil.

Di hari tuanya ia menghindar kehidupan politik. Ia netral pada pertikaian Kelompok pendukung Ali bin Abi Thalib dengan kelompok demokratis yang ingin mengangkat Pemimpin melalui pemilihan.

Baca juga :   MAHASISWA JUGA KORUPSI 

Konflik itu selanjutnya memecah Islam menjadi dua golongan extreme Sunny dan Syiah .

Belakangan konflik itu itu melebar kepermusuhan Arab Saudi (pusat penganut Sunny) dengan Iran ( mayoritas Syi’ah).

Abdullah bin Umar yang sudah mulai tua memilih hidup sendiri tidak kesana tidak kemari.

Beliau wafat di Makkah pada tahun tahun 691 Masehi dalam usia 87 tahun.

Baca juga: AS SUFFAH KOBONG PERTAMA DI DUNIA 

ILMU KANURAGAN, PERCAYA MONGGO TIDAK RAPOPO

Pendidikan Islam zaman Rosul : DARI DARUL ARQOM (Mekkah) SAMPAI AL SUFFAH (Madinah)

 

 

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun

Artikel

Kenapa Madu Tidak Bisa Basi (Awet Selamanya)? Kenalan dengan H2O2, Zat Pengawet Buatan Lebah!

Artikel

Mengenal Aksara Incung, Aksara Kuno Kerinci yang Hampir Terlupakan

Artikel

Puasa Era Digital
Niat Sehat Malah Gawat? Kenali 5 Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan! (Bukan Sekadar Lelah Biasa)

Artikel

Niat Sehat Malah Gawat? Kenali 5 Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan! (Bukan Sekadar Lelah Biasa)

Artikel

PENDEKAR MUDA SEBAGAI GENERASI PENERUS BANGSA

Artikel

Perbandingan Konsumsi BBM Hyundai Palisade Hybrid vs Diesel, Lebih Irit Mana?
Mentang-Mentang Libur Malah Rebahan Terus? Awas, Ini 3 Bahaya Fatal Tidur Seharian Saat Puasa. Pantas Saja Pas Bangun Kepala Langsung Kliyengan!

Artikel

Mentang-Mentang Libur Malah Rebahan Terus? Awas, Ini 3 Bahaya Fatal Tidur Seharian Saat Puasa. Pantas Saja Pas Bangun Kepala Langsung Kliyengan!

Artikel

KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK BARU SETENGAH PINTU