Home / Opini

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:57 WIB

“Serigala Berbulu Domba”: Hati-Hati Mempercayakan Dana

koransakti - Penulis

“Serigala Berbulu Domba”: Hati-Hati Mempercayakan Dana

Koransakti.co.id- Haji Rhoma Irama pernah menulis syair lagu “Serigala Berbulu Domba”, yang di populerkan Rita Sugiarto dan Evie Tamala pada eranya. Lagu ini menggambarkan kepercayaan total yang di balas dengan pengkhianatan dan tipu daya:

“Begitu manis rayuanmu

Begitu mesra katamu

Sepenuhnya aku percaya

Tanpa rasa curiga”

Saat ini kita sering mendengar dana miliaran rupiah milik pesohor maupun orang biasa di gelapkan oleh orang terdekat: asisten, teman, bahkan keluarga.

Yang paling miris seorang istri (mantan atlet kelas atas) dana yang di kumpulkan susah payah dengan keringat sendiri bertahun-tahun dari: hadiah, berbagai kontrak dan kerja sama komersial senilai Rp 742 miliar lenyap begitu saja: di tipu dan di gelapkan oleh suami sendiri dan harus pula berurusan dengan pengadilan.

Kejadian ini membenarkan pesan lagu tersebut: jangan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada siapa pun tanpa pengawasan. Penggelapan dan penipuan terkait uang dapat di lakukan oleh siapa saja, tanpa memandang profesi atau status sosial, termasuk pesohor, pengusaha, mantan anggota parlemen, bahkan mantan menteri.

Seharusnya uang yang di kumpulkan dengan susah payah seharusnya menjadi investasi, sumber pendapatan halal, dan bekal saat purna tugas, bukan hilang begitu saja.

Baca juga :   Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Jepang Rp 380 T termasuk EBT

Apa yang harus di lakukan supaya uang tetap aman?

Pertama, jangan terlalu percaya dengan siapa pun, tetap harus di lakukan cek dan recheck latar dan track record orang yang akan di beri kepercayaan mengelola dana.

Baca juga :   Untung Ada Prof. Dasco

Kedua, jangan berinvestasi dan menyimpan uang dalam satu tempat atau satu portofolio: harus di bagi: diversifikasi dalam beberapa portofolio dan tempat penyimpanan.

Ketiga, lakukan pengecekan secara rutin: mingguan atau bulanan perkembangan dana.

Keempat, bisa mengecek ke OJK bila investasi terkait dengan sektor lembaga keuangan. OJK biasanya mempunyai catatan lembaga keuangan yang bermasalah.

Kelima, bila perlu di usahakan instrumen proteksi dana, terlebih dahulu berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional.

Semoga dana yang di kumpulkan dikit demi sedikit secara halal dapat memberikan manfaat pada saat di butuhkan. InsyaAllah.

Penulis:

Baca juga: OJK Percepat Akses Keuangan di Kerinci, Perkuat UMKM dan Edukasi Masyarakat Hindari Investasi Ilegal

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Top 3 propinsi economic growth Tinggi Tapi Stunting Juga Tinggi

Opini

Selamat Datang Minyak Rusia

Opini

Antara MASDUKI dan DUMISAKE

Opini

Rupiah Melemah, Harga Komoditas Strategis Makin Tinggi: Derita Rakyat Makin Parah

Opini

Tanjung Verde: Fenomenal Mengguncang Piala Dunia

Opini

Mengenakan Biaya ke Setiap Kapal yang Melewati Selat Malaka: Berisiko Tinggi
Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat

Opini

Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat
Kesehatan Perkotaan Tumbuh Hampir 8 % : Tidak berhubungan dengan Kesehatan Rakyat Kecil

Opini

Kesehatan Perkotaan Tumbuh Hampir 8 % : Tidak berhubungan dengan Kesehatan Rakyat Kecil