Home / Opini

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:06 WIB

Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Jabar- Sosok Ahmad Heryawan kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul berbagai opini yang menilai dirinya sebagai salah satu kepala daerah paling hemat selama memimpin Provinsi Jawa Barat.

Pria yang akrab di sapa Aher itu di kenal menerapkan pola kepemimpinan sederhana dan disiplin dalam penggunaan anggaran daerah.

Selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2008–2018, berbagai kebijakan efisiensi di lakukan untuk menekan pemborosan belanja pemerintahan.

Gaya kepemimpinan menuai beragam tanggapan.

Sebagian pihak menilai langkah penghematan yang di terapkan Aher menjadi contoh tata kelola keuangan daerah yang baik, terutama dalam menjaga stabilitas anggaran dan memprioritaskan program pelayanan masyarakat.

Di sisi lain, kebijakan efisiensi itu juga sempat memunculkan kritik dari sejumlah kalangan yang menganggap pemerintah provinsi terlalu ketat dalam pengeluaran anggaran, termasuk pada kegiatan seremonial dan fasilitas pejabat.

Meski demikian, selama masa kepemimpinannya, Jawa Barat tetap mencatat sejumlah pembangunan di sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan, hingga pelayanan publik.

Sosok Aher juga di kenal dekat dengan pendekatan religius dan gaya hidup sederhana.

Hingga kini, nama Ahmad Heryawan masih sering menjadi bahan diskusi publik ketika membahas gaya kepemimpinan kepala daerah yang mengutamakan efisiensi anggaran di tengah tantangan ekonomi dan pembangunan daerah. (Pur)

Baca juga :   KAMI BAWA DUKUNGAN DAN PENTUNGAN, SEBUAH WAWANCARA IMAJINER

Baca juga: “Lapangan Banteng” Top Ekonomi Tumbuh 5,61% : Gubernur BI Keteteran Rupiah Nyungsep Rp 17.400.

Baca juga :   Hampir 180.000 Jamaah Haji Indonesia Berisiko Tinggi: 4.000-an Petugas Akan Melayani?

Irwandri Ikuti Retret Kepemimpinan di Magelang, dari Politik ke Ruang Refleksi

Anggaran Dipotong Pusat Rp2,45 Triliun, Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Strategi Efisiensi di Jabar

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Efek Domino Geopolitik Regional Iran–Israel Bagi Indonesia Menurut Opini Prof Muhammad M Said
Hari Perempuan Internasional 2026: Merayakan Resiliensi dan Kepemimpinan di Era Digital

Gaya Hidup

Hari Perempuan Internasional 2026: Merayakan Resiliensi dan Kepemimpinan di Era Digital

Opini

Top 3 propinsi economic growth Tinggi Tapi Stunting Juga Tinggi

Opini

Cara Bertani Kembali ke Alam
Membangun Rel Kereta Api Luar Jawa Penting: Tapi 142 Ribu Km Jalan Rakyat di Daerah Rusak Parah Jauh Lebih Penting

Opini

Membangun Rel Kereta Api Luar Jawa Penting: Tapi 142 Ribu Km Jalan Rakyat di Daerah Rusak Parah Jauh Lebih Penting

Nasional

Pemuda Panca Marga sebagai Garda Bangsa

Opini

Sejak Tahun 1500 an, Warga India Hadir di tengah Kota Pariaman

Opini

Pengamat Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih Puji Komunikasi Politik Sufmi Dasco