Home / Kesehatan / Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 06:33 WIB

Angka Campak di Indonesia Turun, Kemenkes Catat 231 Kasus dalam Sepekan

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Jakarta- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa kasus campak di Indonesia mulai menunjukkan tren penurunan dalam sepekan terakhir.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan pada pekan kesembilan tahun 2026 jumlah kasus campak baru tercatat 231 kasus, menurun di bandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 511 kasus.

“Sudah menurun di minggu terakhir, minggu kesembilan 231 kasus, artinya sudah menurun,” kata Andi saat di Kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Baca juga :   PERSAGI Sungai Penuh Gelar Aksi Bebas Stunting di Koto Baru

Berdasarkan data Kemenkes, hingga pekan kesembilan terdapat 10.829 kasus suspek campak dan 8.716 kasus terkonfirmasi di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, tercatat 45 kejadian luar biasa (KLB) campak yang tersebar di 29 kabupaten/kota di 11 provinsi.

Imunisasi Di percepat di Daerah Terdampak

Andi menjelaskan penurunan kasus campak tersebut terjadi setelah pemerintah mempercepat program imunisasi di daerah yang mengalami KLB.

Kemenkes melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi respons wabah di seluruh kabupaten dan kota yang mengalami peningkatan kasus.

Baca juga :   HUT RI Ke 80, PNM dan BAZNAS Salurkan 6 Ambulans Gratis untuk Masyarakat

Sementara itu, di daerah yang tidak mengalami KLB namun terjadi peningkatan kasus, pemerintah tetap melakukan program kejar imunisasi (catch up campaign) untuk mencegah penyebaran virus lebih luas.

Upaya percepatan imunisasi ini di harapkan dapat menekan penyebaran campak, terutama menjelang periode mobilitas masyarakat yang tinggi seperti libur Lebaran.**

Baca juga: Wamentan Sudaryono : Pusvetma Harus Jadi Motor Produksi Vaksin Nasional

Berita ini 17,283 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bandung

Bupati Bandung Hadiri Pembukaan Kick-Off Sistem Penerimaan Murid Baru (PMB)
Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Kesehatan

Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Jakarta

Cara Cek Bansos 2025, Pemerintah Gunakan DTKS Terbaru Agar Penyaluran Lebih Tepat Sasaran

Kesehatan

Jangan Dianggap Sepele! Kenali Gejala Awal Kanker Serviks dan Faktor Risikonya

Jakarta

Gubernur & Kepala Daerah Se-Provinsi Jambi Audensi Bersama Menhub RI

Bandung

Hantam Tampines Rovers 2-1, Arema FC Petik Kemenangan Perdana di Piala Presiden 2026

Food

Rahasia Superfood Murah: Mengapa Anda Harus Mengonsumsi Telur Setiap Hari?

Hiburan

Agnes Aditya Rahajeng: Dari Banten Menuju Mahkota Puteri Indonesia 2026