Kemarau Panjang Air Sungai Surut : Roda Kehidupan Tersendat
Koransakti.co.id- Kemarau yang berkepanjangan bukan saja dapat menimbulkan bencana kebakaran hutan dan lahan tapi juga menyebabkan air sungai menyusut dan surut. Itulah yang terjadi di Sungai Mahakam selama musim kemarau. Sungai sepanjang 902 km dan bermuara di Selat Makasar sangat penting dan berarti untuk kehidupan masyarakat di sepanjang aliran sungai.
Surutnya air sungai mengganggu mobilitas orang dan barang, kapal yang biasanya lancar berlayar ke kawasan hulu menjadi tersendat, tongkang pengangkut batu bara yang biasanya hilir mudik juga terganggu aktivitasnya, suplai air baku untuk PDAM juga berkurang.
Masyarakat yang berada di hulu sungai roda kehidupannya menjadi sulit, suplai barang terutama solar menjadi terbatas sehingga ada rumah sakit yang terpaksa memadamkan listrik 3 jam dalam sehari.
Benar kata salah seorang pekerja angkut pelabuhan bahwa air sungai surut tak bisa dilawan. Lantas bagaimana? Apakah kita pasrah saja menanti musim hujan tiba dan kemarau berlalu?
Opsi yang paling mungkin dilakukan adalah modifikasi cuaca. Supaya hujan turun.
Siapa yang harus melakukan? Kalau Pemda tidak cukup anggaran bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua perusahaan besar yang mencari kekayaan di Kaltim, tapi tidak berkantor pusat di Kaltim mungkin di Jakarta atau Singapura. Ini kepentingan semua pihak termasuk perusahaan besar yang selama ini memanfaatkan aliran Sungai Mahakam.
Semoga ada solusi sehingga aliran Sungai Mahakam kembali seperti semula. InsyaAllah.
Penulis: 















