Home / Opini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Kemarau Panjang Air Sungai Surut : Roda Kehidupan Tersendat

koransakti - Penulis

Kemarau Panjang Air Sungai Surut : Roda Kehidupan Tersendat

Koransakti.co.id- Kemarau yang berkepanjangan bukan saja dapat menimbulkan bencana kebakaran hutan dan lahan tapi juga menyebabkan air sungai menyusut dan surut. Itulah yang terjadi di Sungai Mahakam selama musim kemarau. Sungai sepanjang 902 km dan bermuara di Selat Makasar sangat penting dan berarti untuk kehidupan masyarakat di sepanjang aliran sungai.

Surutnya air sungai mengganggu mobilitas orang dan barang, kapal yang biasanya lancar berlayar ke kawasan hulu menjadi tersendat, tongkang pengangkut batu bara yang biasanya hilir mudik juga terganggu aktivitasnya, suplai air baku untuk PDAM juga berkurang.

Baca juga :   Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Sabah Malaysia: Getaran Terasa hingga Wilayah Kalimantan

Masyarakat yang berada di hulu sungai roda kehidupannya menjadi sulit, suplai barang terutama solar menjadi terbatas sehingga ada rumah sakit yang terpaksa memadamkan listrik 3 jam dalam sehari.

Benar kata salah seorang pekerja angkut pelabuhan bahwa air sungai surut tak bisa dilawan. Lantas bagaimana? Apakah kita pasrah saja menanti musim hujan tiba dan kemarau berlalu?

Baca juga :   Fundamental Ekonomi Indonesia Bagus, Stabilitas Politik Mantab : Mengapa Reaksi Pasar Tetap Negatif ?

Opsi yang paling mungkin dilakukan adalah modifikasi cuaca. Supaya hujan turun.

Siapa yang harus melakukan? Kalau Pemda tidak cukup anggaran bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua perusahaan besar yang mencari kekayaan di Kaltim, tapi tidak berkantor pusat di Kaltim mungkin di Jakarta atau Singapura. Ini kepentingan semua pihak termasuk perusahaan besar yang selama ini memanfaatkan aliran Sungai Mahakam.

Semoga ada solusi sehingga aliran Sungai Mahakam kembali seperti semula. InsyaAllah.

Penulis:

 

 

Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Menaikkan Gaji atau Tunjangan Kepala Daerah: Mana yang lebih pas?

Opini

Indonesia Beli Produk Perancis Lebih Rp 116 triliun: “Tu peux nous aider” Nya Apa?

Opini

Sejak Tahun 1500 an, Warga India Hadir di tengah Kota Pariaman

Opini

Mega Bintang Ronaldo Pergi karena Tidak Ada Respek: Federasi Rugi Besar

Opini

Selamat Datang Minyak Rusia

Opini

CEO Asing pada Era Global: Yang penting Hasilnya

Opini

Bagaimana SDM Kita kedepan?Perguruan Tinggi Unggul (A) Hanya 6%

Opini

ITU MAH DRAMA, KANG