Home / Artikel

Senin, 8 Juni 2026 - 05:14 WIB

Iran: Negeri Persia “Kuat dan Percaya Diri”

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Sebagian judul ini merujuk pada pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam acara “Meet the Press” NBC News, 5 Juni 2026. Trump menilai pemimpin Iran sebagai sosok “kuat dan memiliki harga diri tinggi”.

Iran berpenduduk 93 juta jiwa dengan cadangan minyak mentah 209 miliar barel, terbesar ketiga di dunia. Selat Hormuz sepanjang 167 km di pesisir selatan Iran, dengan titik krusial sekitar 33 km, menjadi jalur vital energi global.

Iran (Persia) telah eksis lebih dari 2500 tahun. Dalam sejarah Islam dan ilmu pengetahuan, banyak tokoh besar berasal dari Persia/Iran, seperti Salman Al Farisi, Imam Al-Ghazali, Ibnu Sina (Avicenna), Al-Khawarizmi (pelopor aljabar dan algoritma), serta Omar Khayyam (astronom dan matematikawan).

Baca juga :   Ratusan Jenderal AS Dipanggil ke Pertemuan Misterius, Spekulasi Pemecatan Massal Beredar

Saat ini Iran juga memiliki SDM kuat. Rata-rata IQ 106, di atas Inggris (100) dan jauh di atas Kuwait (92). Angka harapan hidup sekitar 78 tahun, setara Amerika Serikat.

Pemerintahan Iran di isi tokoh berpendidikan tinggi: Pemimpin Tertinggi Sayyed Mojtaba Khamenei (Hawza Qom), Presiden Massoud Pezeshkian (dokter bedah jantung), Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibat (doktor geopolitik), Menlu Abbas Araghchi (PhD University of Kent, Inggris), serta Komandan IRGC Ahmad Vahidi (doktor dan magister teknik).

Saat mengikuti konferensi internasional tentang oil gas di Milad Tower International Conference Centre Teheran beberapa waktu lalu saya heran menyaksikan pendamping kami seorang sarjana pemula: begitu berani mendebat pembicara senior dari Eropa.

Dalam hati saya: orang Iran memang bernyali. Anggota delegasi saya berkata secara guyon “Semua Ayatullah, profesor, dan doktor di Iran suka makan “Motabbag” Sejenis Martabak Telor di Indonesia, tapi mereka tidak pernah menjadi pemilik toko martabak “Sambil terbahak-bahak. Entah apa yang di satirkan oleh anggota delegasi tersebut.

Baca juga :   Trump Ancam Kirim Rudal Jarak Jauh Tomahawk ke Ukraina, Moskow Bisa Jadi Target

Data, dan fakta tentang Iran seolah membuat Presiden Trump bertemu lawan yang tak di nyana sebelumnya. Alot di medan perang dan alot juga di meja negosiasi.

Iran sulit di taklukkan karena ketahanan nasional kuat serta dukungan rakyat kepada pemimpin yang cerdas, sederhana, dan bertawakal kepada Allah.

Semoga negosiasi AS–Iran berhasil dan konflik segera berakhir. Insya Allah.

Penulis:

Baca juga: Minyak Iran dan Selat Hormuz

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Sinopsis Film "Esok Tanpa Ibu" (2026): Banjir Air Mata! Kisah Anak yang "Diasuh" oleh AI, Ketika Teknologi Menggantikan Kasih Sayang

Artikel

Sinopsis Film “Esok Tanpa Ibu” (2026): Banjir Air Mata! Kisah Anak yang “Diasuh” oleh AI, Ketika Teknologi Menggantikan Kasih Sayang

Artikel

Koran & Tarbiyah Santri
Sering Dimarahi Orang Tua? Ternyata Mandi Malam Tidak Menyebabkan Rematik! Ini Fakta Medis yang Wajib Anda Tahu Agar Tidak Salah Kaprah

Artikel

Sering Dimarahi Orang Tua? Ternyata Mandi Malam Tidak Menyebabkan Rematik! Ini Fakta Medis yang Wajib Anda Tahu Agar Tidak Salah Kaprah

Artikel

OPUNG (LBP), TERNYATA SUAMI TAK TAKUT ISTERI

Artikel

JAGA SUBYEKTIFITAS BUPATI

Artikel

Wartawan Boleh Menohok Dalam Berita Tapi Santun Didepan Meja

Artikel

Stabil dan Konsisten, Taurus Diprediksi Makin Mapan Secara Finansial di 2026
Pojok Kimia: Mengbedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa $C_6H_8O_6$ alias Asam Askorbat (Vitamin C)

Artikel

Membedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa C6H8O6 alias Asam Askorbat (Vitamin C)